Breaking News:

Berita Kabupaten Sikka

Perlu Perbup Sikka, Biar Ada Efek Jera Bagi Warga

Penerapan protokol kesehatan di masa New Normal di Kabupaten Sikka yang kini sudah zona hijau perlu ada regulasi yang tegas guna mengatur kehidupan wa

Penulis: Aris Ninu | Editor: Ferry Ndoen
PK/RIS
RAPAT-Rapat koordinasi pencegahan corona di rumah pribadi Bupati Sikka di Lingkar Luar Maumere, Sabtu (22/8/2020) malam. 

 Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM-MAUMERE- Penerapan protokol kesehatan di masa New Normal di Kabupaten Sikka yang kini sudah zona hijau perlu ada regulasi yang tegas guna mengatur kehidupan warganya.

Di mana warga harus benar-benar patuh dalam melaksanakan kegiatan dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Protokol kesehatan harus benar-benar ditegaskan sehingga tidak diabaikan siapapun sehingga tidak terkesan masa New Normal berarti warga beraktivitas seperti dahulu kala dan mengabaikan aturan kesehatan.

Langkah yang kini harus diambil cepat yakni di Sika perlu ada Peraturan Bupati Sikka (Perbup) soal protokol kesehatan.

Dalam perbup itu mengatur semua aktivitas warga dan saksi bagi yang melanggarnya.

Perlunya Perbup Sikka ini mencuat saat rapat koordinasi dalam rangka pencegahan corona di kediaman Bupati Sikka di lingkar luar Kota Maumere yang dipimpin Bupati Sikka, Robby Idong, Sabtu (22/8/2020) malam.

Dandim 1603 Sikka, Letkol Inf. M. Zulnalendra Utama, SIP menegaskan, kalau hasil laporan anggota di lapangan ada anggapan seolah-olah virus Covid-19 sudah tidak ada lagi di Kabupaten Sikka. Akibatnya, banyak masyarakat mengabaikan protokol kesehatan dalam beraktivitas.

Dandim Sikka menganjurkan agar ke depan Pemkab Sikka harus segera mengeluarkan perbup sehingga ada payung hukum bagi aparat keamanan memberikan sanksi sosial bagi mereka yang abaikan protokol kesehatan seperti tidak memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan.

"Harus beri sanksi sosial bagi mereka yang melanggar protokol kesehatan sehingga ada efek jera bagi masyarakat. Sanksi sosial bisa berupa denda atau membersihkan Kota Maumere. Pemberian sanksi sosial ini harus ada dasar hukumnya berupa perbup itu. Kalau tidak ada perbup nanti kita dilecehkan," ujar Dandim Sikka.

Menyikapi permintaan Dandim Sikka, Penjabat Sekda Kabupaten Sikka Sirilus Wilhelmus menyampaikan kalau sudah menyiapkan perbup untuk memberikan sanksi sosial bagi pelanggar yang abaikan protokol kesehatan.

"Perlu saya sampaikan kalau Perbup Sikka sudah ada. Kita tinggal bahas saja. Bahannya sudah ada di biro hukum. Mungkin satu dua hari ke depan sudah selesai dan semua sanksi sudah diatur dalam perbup itu," tegas Sekda Sikka.

Alumni Angkatan ke 40 Seminari Lalian Dermakan Alat Musik Organ buat Almamater

Kapolres Sikka, AKBP Sajimin, SIK juga menyarankan agar ada regulasi

Yang dikeluarkan oleh Pemkab Sikka dalam mengatur masyarakat Sikka di tengah pola adaptasi kehidupan baru ini.(ris)

 
 

Ruas Jalan Mulai Dibangun, Anshari Asar: Dari Lahir Orang Disini Belum Pernah Cium Aspal

RAPAT-Rapat koordinasi pencegahan corona di rumah pribadi Bupati Sikka di Lingkar Luar Maumere, Sabtu (22/8/2020) malam.
RAPAT-Rapat koordinasi pencegahan corona di rumah pribadi Bupati Sikka di Lingkar Luar Maumere, Sabtu (22/8/2020) malam. (PK/RIS)
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved