Persib Bandung

"Dream Team'' Persib Bandung Tebar Aroma Juara, Febri Hariyadi Komentari Harapan Bobotoh,INFO

Bobotoh punya ekspektasi tinggi terhadap tim Persib Bandung pada musim ini, mengangkat trofi juara Liga 1 seperti pada 2014.

Editor: Ferry Ndoen
UDI KRESNADI/JUARA.NET
Pemain muda Persib Bandung (kiri-kanan), Puja Abdillah, Agung Mulyadi, Henhen, dan Febri Hariyadi, saat berlatih di Lapangan Lodaya, Kota Bandung. 

POS KUPANG.COM--- Bobotoh punya ekspektasi tinggi terhadap tim Persib Bandung pada musim ini, mengangkat trofi juara Liga 1 seperti pada 2014.

Bagi gelandang Persib Bandung, Febri Hariyadi, harapan besar bobotoh tidak menjadi beban bagi timnya untuk menatap lanjutan Liga 1 2020.

Setelah menjadi kampiun LSI 2014 bersama pelatih Djadjang Nurdjaman, Persib Bandung melewatkan empat musim tanpa gelar.

Bahkan, selama itu Pangeran Biru kesulitan untuk menembus papan atas. Prestasi terbaik Maung Bandung hanya menempati posisi empat di Liga 1 2018.

Pada ISC 2016, Persib Bandung finis di peringkat 5 lalu terperosok ke posisi 13 pada akhir musim 2017.

Persib Dilarang Minta Maaf Jika Kalah, Pencarian Pemain Terus Dikritisi, Ini Apa Kata Bobotoh (Kolase Tribun Jabar)
Musim lalu, pasukan Robert Alberts hanya mampu finis di papan tengah, peringkat 6. Pada awal Liga 1 2020, Persib mulai menebar "aroma juara" setelah menyapu bersih tiga laga perdana.

Pemain Persib Febri Haryanto
Pemain Persib Febri Haryanto (Liga 1)

Meski kompetisi terhenti tujuh bulan akibat pandemi Covid-19, harapan bobotoh terhadap Febri Hariyadi dan kawan-kawan tidak berubah.

Ekspektasi tinggi bobotoh itu tampak wajar jika ditinjau dari beberapa hal. Dari sisi materi pemain, misalnya, Persib Bandung punya skuat yang "dalam" pada musim ini.

Tambahan Teja Paku Alam, Victor Igbonefo, Wander Luiz, dan Geoffrey Castillion di awal Liga 1 2020 membuat Persib Bandung kembali mempunyai "dream team" seperti enam musim lalu.

Dari segi pelatih, tangan dingin Robert Alberts diharapkan benar-benar menghasilkan trofi di musim keduanya.

Prestasi musim lalu Robert Alberts masih dapat "diampuni" karena tidak terlibat dalam pemilihan pemain sejak awal. Ia hanya menerima limpahan pemain dari pelatih sebelumnya, Miljan Radovic.

Sejak paruh kedua Liga 1 2019, Robert Alberts berhak penuh memilih pemainnya termasuk pembelian para pemain asing yakni Nick Kuipers, Omid Nazari, Wander, dan Geoffrey.

Pelatih asal Belanda itu bahkan mendapatkan tenaga baru di barisan pelatih, Luizinho Passos.

Pria asal Brasil tersebut adalah pelatih kiper yang sudah mengorbitkan dua anak asuhannya ke timnas Indonesia. Itu terjadi ketika Passos masih bersama Borneo FC.

Febri Hariyadi loncat menghindari tackling Bojan Malisic. (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

Pemain muda Persib Bandung (kiri-kanan), Puja Abdillah, Agung Mulyadi, Henhen, dan Febri Hariyadi, saat berlatih di Lapangan Lodaya, Kota Bandung.
Pemain muda Persib Bandung (kiri-kanan), Puja Abdillah, Agung Mulyadi, Henhen, dan Febri Hariyadi, saat berlatih di Lapangan Lodaya, Kota Bandung. (UDI KRESNADI/JUARA.NET)
Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved