Breaking News:

Wali Kota Kupang Jalin Kerjasama Dengan Yayasan Tanpa Batas Kupang

Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore Jalin Kerjasama Dengan Yayasan Tanpa Batas Kupang

POS-KUPANG.COM/RAY REBON
Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore saat tanda tangan MoU Soal kegiatan kerjasama dengan Yayasan Tanpa Batas (YTB) Kupang, Rabu (19/08/2020) 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pertemuan peran peningkatan Puskesmas dalam penanggulangan dan gangguan penglihatan dengan sistem kesehatan inklusif untuk layanan kesehatan mata yang efektif di Kota Kupang di hadiri oleh Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore sekaligus membuka kegiatan dan menandatangani MoU di Hotel Sotis Kupang, Selasa (19/08/2020).

Dalam kesempatan itu, Walikota Kupang menyampaikan, hari ini kita berada di tempat ini untuk melanjuti atau menindaklanjuti kerjasama dengan Yayasan Tanpa Batas (YTB) Kupang. Program dari YTB ini sangat membantu banyak masyarakat kita di NTT, khususnya di Kota Kupang.

Buka Penerbangan di NTT, Garuda Indonesia Dukung Pertumbuhan Ekonomi

"Saya senang berada di tempat ini, karena ini adalah salah satu kegiatan yang luar biasa dan sangat mulia, Bagaimana kita mengulurkan tangan untuk membantu saudara-saudara kita yang tidak beruntung". Kata Jefri

Jefri menyampaikan, tidak ada hal yang lebih penting dari pada mata.

Oleh sebab itu, Walikota Kupang berterimakasih kepada Yayasan Tanpa Batas Kupang yang ingin lakukan program mereka, serta terjun langsung untuk membantu masyarakat adalah pekerjaan yang sangat mulia. Sehingga apapun caranya kita harus mendukung program ini.

Kepala BPJamsostek NTT : 20 Agustus Penutupan Program Bantuan Rp 600.000

Ia menyampaikan, program-program seperti ini sangat sangat membantu dan mengingatkan kami di kota kupang, bahwa banyak kasus-kasus inklusif yang harus menjadi perhatian kami di kota kupang.

"Bulan kemarin kami mengunjungi banyak saudara-saudari kami yang buta, tidak berdaya termasuk disiabel yang lain. Jadi, untuk itu banyak hal yang harus pemerintah ulurkan tangan kepada mereka. Sehingga pada saat itu pun, kami merasa tergugah pada saat itu untuk bagaimana menata anggaran kami, supaya mengulurkan tangan bagi mereka". Tandasnya

Walikota Kupang menegaskan, kita tidak hanya sejahtera dalam melihat infrastruktur kota, tetapi apabila kita tidak melihat dan memperhatikan saudara-saudari kita yang disabilitas, itu tidak ada gunanya. Tetapi kita juga harus menata hal-hal yang membuat hidup mereka sejahtera.

"Berdasarkan catatan saya, disabilitas di kota kupang tidak sampai 1000 orang. Apabila tidak sampai jumlah seperti ini, apa susahnya jika kita bantu?, kita bantu mulai dari kursi roda dan lain-lain, dan bila perlu kita bantu memfasilitas dan menyediakan mereka tempat". Ujarnya

"Namun dengan hal ini, kami sudah memintah kepada teman-teman bagian hukum, Sekda untuk fasilitasi dan buat aturannya serta diajukan ke DPR, tetapi hal itu kadang macet," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved