Begini Kronologi Anak Amien Rais Ribut dengan Wakil Ketua KPK Versi Garuda, Kini Ditangani Polisi

Muntaz Rais saat itu sedang asyik menelepon bahkan suaranya semakin keras. Kemudian ditegur oleh Cabin Crew namun tidak mengindahkan.

Editor: Alfred Dama
Youtube/KompasTV
Muntaz Rais, putra Amien Rais, dilaporkan ke Polresta Bandara Soekarno-Hatta imbas terjadinya keributan di maskapai Garuda Indonesia. Ini kronologinya 

Begini Kronologi Anak Amien Rais Ribut dengan Wakil Ketua KPK Versi Garuda, Kini Ditangani Polisi

POS KUPANG.COM -- Anak Amin Rais ,  Muntaz Rais Ahmad diduga bikin keributan di dalam pesawat Garuda Indonesia 

Ia diketahui ribut dengan sejumlah penumpang termasuk Wakil Ketua KPK  Pamolango Nawawi

Kasus ini kini ditangani aparat Polres Bandara Soekarno Hatta

Terjadi keributan antar penumpang pada maskapai Garuda Indonesia

Penumpang yang terlibat keributan ini yakni Muntaz Rais Ahmad anak dari Amien Rais dengan Pamolango Nawawi selaku Wakil Ketua KPK.

Hal ini diamini langsung oleh Dirut Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra.

Ia menjelaskan kronologi insiden itu yang berlangsung pada Rabu (12/8/2020) pada penerbangan GA 643 rute Gorontalo - Makassar - Jakarta.

"Peristiwa tersebut dipicu oleh salah satu penumpang di kelas bisnis yang kedapatan menggunakan handphone ketika pesawat tengah boarding dari Gorontalo dan ketika pesawat tengah melakukan refueling sewaktu transit di Makassar," ujar Irfan kepada Warta Kota, Kamis (13/8/2020).

Muntaz Rais saat itu sedang asyik menelepon bahkan suaranya semakin keras. Kemudian ditegur oleh Cabin Crew namun tidak mengindahkan.

Ketika ditegur ketiga kalinya yang bersangkutan malah membentak - bentak Cabin Crew. Pamolangi Nawawi yang berada di dalam pesawat dengannya berupaya agar putra Amien Rais ini patuh aturan dan jangan memarahi petugas.

Akan tetap Muntaz Rais Ahmad ini tidak terima. Dan berbalik marah dengan Wakil Ketua KPK itu.

"Sesuai aturan keselamatan penerbangan, awak kabin telah menyampaikan reminder kepada penumpang itu sebanyak tiga kali."

Rey Utami dan Pablo Benua Terus Cekcok di Penjara Hingga Rumah Retak, Diduga Tak Bisa Bercinta

Anak Amien Rais Ribut dengan Wakil Ketua KPK di Pesawat Garuda, Tabuat Muntas Bikin Gerah Penumpang

Rizky Febian Malu-Malu Akui Anya Geraldine Tipenya, Sampai Gandengnya di Lagu Terbarunya, Modus?

Taktik Licik China Memaksa Indonesia dan Malaysia Makin Terdesak, Tapi Indonesia Tak Gentar

Ungkapan Hati Veronica Tan Selama iniDiam,Tak Diperhatikan Ahok yangSelalu Pergi Pagi PulangMalam

"Namun demikian penumpang yang dimaksud tidak mengindahkan pemberitahuan tersebut serta menyampaikan teguran kepada awak kabin yang bermaksud mengingatkan," ucapnya.

Pesawat Boeing 737 MAX 8 telah dioperasionalkan oleh Garuda Indonesia, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (7/1/2018).
Pesawat Boeing 737 MAX 8 telah dioperasionalkan oleh Garuda Indonesia, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (7/1/2018). (KOMPAS.com/ARSIP GARUDA INDONESIA)

"Hal tersebut mengakibatkan penumpang lain yang juga duduk di kelas bisnis turut menegur penumpang bersangkutan sehingga adu argumen antar penumpang," sambung Irfan.

Irfan menyatakan bahwa Garuda Indonesia tidak akan memberikan toleransi terhadap pihak yang kedapatan dengan sengaja melanggar aturan keselamatan penerbangan.

"Dirinya memastikan akan memberikan dukungan penuh terhadap awak kabid yang mendapatkan perlakukan tidak menyenangkan khususnya ketika berupaya menerapkan aturan keselamatan penerbangan terhadap penumpang.

"Ada pun atas laporan salah satu penumpang yang terlibat adu argumen ini tengah ditangani oleh pihak berwajib," ungkapnya. 

Laporan Lisan Nawawi

Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Adi Nugroho membenarkan mengenai insiden tersebut. Ia menjelaskan sesampainya di Terminal 3 Bandara Soetta, Nawawi melaporkan secara lisan ke petugas soal adanya keributan itu.

"Beliau datangi pospol dan melaporkan soal kejadian ini," ujar Adi kepada Warta Kota, Kamis (13/8/2020).

Kapolres menyebut akan mendalami kasus tersebut. Dan memeriksa keterangan dengan sejumlah pihak terkait.

"Kami akan meminta kerja sama pihak Garuda Indonesia untuk menghadirkan cabin crew yang bertugas dalam penerbangan itu," ucapnya.

Menurutnya keterangan saksi - saksi sangat diperlukan. Bilamana kasus tersebut dilanjutkan ke ranah hukum.

"Kita coba lihat kedepan nanti. Kalau ada perkembangan langsung dikabari," kata Adi.

Sementara itu Dirut Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menerangkan bahwa Muntaz Rais Ahmad dengan Pamolango Nawawi terlibat adu argumen.

Kejadian ini berlangsung pada Rabu (12/8/2020) dalam penerbangan GS 643 rute Gorontalo - Makassar - Jakarta.

Peristiwa itu dipicu oleh putera Amien Rais yang kedapatan menggunakan handphone ketika pesawat tengah boarding dari Gorontalo dan ketika pesawat tengah melakukan refueling sewaktu transit di Makassar. Kemudian ditegur oleh cabin crew namun yang bersangkutan tidak mengindahkan.

Ketika ditegur ketiga kalinya anak dari tokoh reformasi ini malah membentak - bentak cabin crew. Nawawi yang berada dalam satu pesawat dengannya berupaya agar Muntaz Rais ini patuh aturan dan jangan memarahi petugas.

Akan tetapi yang bersangkutan tidak terima. Dan berbalik marah dengan Wakil Ketua KPK itu.

"Kami akan menghormati proses hukum yang berjalan termasuk secara kooperatif akan memberi informasi lebih lanjut bilamana dibutuhkan," kata Irfan. 

Profil Ahmad Mumtaz Ditawarkan  Jadi Menteri

 
Anak Amien Rais Ahmad Mumtaz berkelahi dengan Wakil Ketua KPK Pamolangi Nawawi di dalam pesawat Garuda Indonesia.  

Dirut Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menjelaskan insiden itu berlangsung pada Rabu (12/8/2020) pada penerbangan GA 643 rute Gorontalo - Makassar - Jakarta.

"Peristiwa tersebut dipicu oleh salah satu penumpang di kelas bisnis yang kedapatan menggunakan handphone ketika pesawat tengah boarding dari Gorontalo dan ketika pesawat tengah melakukan refueling sewaktu transit di Makassar," ujar Irfan kepada Warta Kota, Kamis (13/8/2020).

Profil Mumtaz Rais yang heboh berantem dengan Wakil Ketua KPK
Profil Mumtaz Rais yang heboh berantem dengan Wakil Ketua KPK (instagram @mumtaz.rais)

Muntaz Rais saat itu sedang asyik menelepon bahkan suaranya semakin keras. Kemudian ditegur oleh Cabin Crew namun tidak mengindahkan.

Ketika ditegur ketiga kalinya yang bersangkutan malah membentak - bentak Cabin Crew

Pamolangi Nawawi yang berada di dalam pesawat dengannya berupaya agar putra Amien Rais ini patuh aturan dan jangan memarahi petugas.

Akan tetap Muntaz Rais Ahmad ini tidak terima. Dan berbalik marah dengan Wakil Ketua KPK itu.

Ahmad Mumtaz Rais dan istri (instagram @mumtaz.rais)

"Sesuai aturan keselamatan penerbangan, awak kabin telah menyampaikan reminder kepada penumpang itu sebanyak tiga kali. Namun demikian penumpang yang dimaksud tidak mengindahkan pemberitahuan tersebut serta menyampaikan teguran kepada awak kabin yang bermaksud mengingatkan," ucapnya.

"Hal tersebut mengakibatkan penumpang lain yang juga duduk di kelas bisnis turut menegur penumpang bersangkutan sehingga adu argumen antar penumpang," sambung Irfan.

Irfan menyatakan bahwa Garuda Indonesia tidak akan memberikan toleransi terhadap pihak yang kedapatan dengan sengaja melanggar aturan keselamatan penerbangan.

Dirinya memastikan akan memberikan dukungan penuh terhadap awak kabid yang mendapatkan perlakukan tidak menyenangkan khususnya ketika berupaya menerapkan aturan keselamatan penerbangan terhadap penumpang.

"Ada pun atas laporan salah satu penumpang yang terlibat adu argumen ini tengah ditangani oleh pihak berwajib," ungkapnya

Siapakah sosok Ahmad Mumtaz Rais ini?

Berikut Wartakotalive.com sarikan dari berbagai sumber. 

Ahmad Mumtaz Rais, S.E. lahir di Yogyakarta, 17 September 1983.

Ahmad Mumtaz Rais sebelumnya pernah menjadi anggota DPR RI periode 2009-2014 dari PAN mewakili dapil Jawa Tengah VIII yang meliputi Kabupaten Cilacap dan Banyumas.

Ahmad Rais mendapat gelar sarjana ekonomi dari Universitas Gadjah Mada.

Ia merupakan putra mantan Ketua MPR Amien Rais dan menikah dengan putri Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan.

Ahmad Rais ditempatkan Komisi VI yang menangani perdagangan, perindustrian, investasi, koperasi, UKM, BUMN dan Badan Standardisasi Nasional.

Mencalonkan Bupati Sleman

Ahmad Rais dikabarkan mencalonkan diri menjadi Bupati Sleman.

Kabar itu mencuat setelah ditemukan baliho menampilkan fotonya di salah satu jalan utama DIY, simpang empat Jalan Kaliurang, Sleman.

“Slemanial 2020. Milenial untuk Sleman. Mumtaz Rais Wiryosudarmo, MPA. #PutraAsliSleman,” bunyi tulisan di baliho itu.

Dalam pemilu tersebut, Ahmad Mumtaz Rais jadi caleg termuda PAN yang setelah lolos bertugas di komisi VI menangani perdagangan, perindustrian, investasi, koperasi, UKM, BUMN dan Badan Standardisasi Nasional.

Lima tahun berselang, pria 36 tahun itu kembali maju sebagai calon anggota DPR RI dapil Jawa Tengah VI yang mencakup Kabupaten Temanggung, Purworejo, Wonosobo, Magelang, dan Kota Magelang.

Hanya saja, dewi fortuna tak berpihak kepada lulusan S1 Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut.

Adik Hanum Salsabiela Rais itu tak bisa kembali bertugas di Senayan.

Ahmad Mumtaz Rais dan istri
Ahmad Mumtaz Rais dan istri ((instagram @mumtaz.rais))

Isu Resuffle

 Isu reshuffle menteri yang santer dalam beberapa waktu lalu memunculkan sejumlah nama-nama baru.

Dari sisi masyarakat, banyak yang berharap reshuffle akan memberi angin segar yang bisa memberi perubahan positif terhadap kinerja pemerintah.

Terutama dalam menanggulangi covid-19 yang belum menunjukkan tanda-tanda akan usai.

Sementara itu, sejumlah partai politik mulai mengusung nama-nama yang akan mewakili partai di pemerintahan. Tak terkecuali Partai Amanat Nasional (PAN).

Sikap partai ini cukup berseberangan dengan sikap pendirinya, Amien Rais. Yang dalam banyak kesempatan, cukup sering mengritisi pemerintah.

Dalam reshuffle kali ini, PAN menawarkan anak ketiga Amien Rais, Ahmad Mumtaz Rais. Terkait dengan wacana pencalonan tersebut, Mumtaz Rais yang saat ini menjabat Ketua DPP PAN Bidang Pengembangan Organisasi dan Keanggotaan (POK) memberi tanggapan.

"Kalau memang Tuhan punya jalan lain, ya, saya siap. Harus siap karena panggilan negeri," kata Mumtaz

Sikap Mumtaz yang cenderung pro pemerintah ini cukup bertolak dengan sikap 3 saudaranya lain, yakni Hanafi Rais, Hanum Rais dan Tasniem Rais.

"Dan saya pribadi selama ini meyakini dengan program-program yang dicanangkan oleh Pak Jokowi," ujarnya. (*)

Sebagian Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Kronologi Keributan Muntaz Rais dan Pamalango Nawawi Versi Dirut Garuda, Ditangani Polresta Bandara, https://wartakota.tribunnews.com/2020/08/14/kronologi-keributan-muntaz-rais-dan-pamalango-nawawi-versi-dirut-garuda-ditangani-polresta-bandara?page=all.

Dan, judul judul Profil Ahmad Mumtaz Rais yang Bikin Kehebohan Berantem di Pesawat dengan Wakil Ketua KPK, https://wartakota.tribunnews.com/2020/08/14/profil-ahmad-mumtaz-rais-yang-bikin-kehebohan-berantem-di-pesawat-dengan-wakil-ketua-kpk?page=all.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved