Terkuak Fakta Baru Ledakan Beirut, Agen Mata-mata Israel Mossad Sebut Rencana Hizbullah
Berbagai spekluasi mengenai penyebab ledakan tersebut mengemuka. Mulai dari sabotasi, sengaja diledakan hingga kecelakan
Terkuak Fakta Baru Ledakan Beirut, Agen Mata-mata Israel Mossad Sebut Rencana Hizbullah
POS KUPANG.COM -- Ledakan besar yang mengguncang Beirut ibu kota Libanonan langsung menjadi perhatian dunia di tengah pendemi virus corona
Berbagai spekluasi mengenai penyebab ledakan tersebut mengemuka. Mulai dari sabotasi, sengaja diledakan hingga kecelakan
Agen intelejen Mossad yang juga disebut-sebut punya andil secara mengejutkan mengungkap fakta terkait ledakan itu.
Terkuak Fakta Menggemparkan di Balik Ledakan Libanon, Agen Mata-mata Israel Mossad Tahun 2015 Ungkap Rencana Besar Libanon Siapkan Amonium Nitrat Untuk Hancurkan Israel
Pada Selasa (4/8) sebuah ledakan dasyat terjadi di Kota Beirut Libanon
• Sudah Jelas Campakan Jessica Iskandar dan Dekati Gadis,Richard Kyle Sebut Bukan Keinginannya,Jedar?
• Lepas dari Indonesia, Ternyata Timor Leste Langsung Dirampok Sahabat Sendiri yang Bantu Lawan RI
• KABAR DUKA Artis Cantik Tewas Bunuh Diri,Bintang Netflix Daisy Coleman Meninggal Saat Usia 23Tahun
• Pantas Saja Disebut Muka Tembok, Vernita Syabilla Tetap PD Meski Namanya Tercemar Kasus Prostitusi
Menurut sebuah sumber, ledakan itu bukan disebabkan oleh serangan melainkan berasal dari amonium nitrat yang disimpan di gudang di kota Beirut.
Namun, sumber dari mana amonium nitrat itu berasal masih menjadi misteri, karena presiden Libanon mengaku tidak pernah menyimpan benda sebanyak 2.700 ton tersebut.

Sementara laporan menyebut, ledakan itu murni sebuah kecelakaan bukan sebuah serangan meski diketahui bahwa Timur Tengah khusunya wilayah Libanon sedang dalam gejolak perang.
Namun, jika menukil data pada tahun 2015 jika dikaitkan dengan insiden di Beirut, ada sebuah fakta yang cukup menggemparkan.
Seperti diwartakan oleh Times of Israel pada 2019, pejabat intel Israel mengatakan cache amonium nitrat yang ditemukan tahun 2015 di London.
Selama empat setengah tahun, badan Intelijen Israel Mossad dengan kelompok Hizbullah Libanon memang dikenal musuh bebuyutan.
Namun, agen mata-mata Mossad mengungkap upaya Hizbullah membangun gudang bahan peledak dari Thailand ke New York.
Cache terbesar mengandung tiga ton amonium nitrat, bahan utama untuk beberapa jenis peledak.
Salah satunya ditemukan di London tahun 2015 di empat lokasi dan berhasil digrebek oleh Polisi Metropolitan pada September 2015.
Selain itu, terungkap juga beberapa tempat lain yang ditanam oleh Hezbullah di Siprus, Thailand dan tiga negara Eropa lainnya.