Petani Cengkeh di Ndehes, Manggarai Mengeluh Harga Cengkeh Makin Anjlok
Petani cengkeh asal Desa Ndehes, di Kecamatan Wae Ri'i, Kabupaten Manggarai, Provinsi NTT mengeluh dengan harga cengkeh sangat anjlok
Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
Petani Cengkeh di Ndehes, Manggarai Mengeluh Harga Cengkeh Makin Anjlok
POS-KUPANG.COM | RUTENG---Petani cengkeh asal Desa Ndehes, di Kecamatan Wae Ri'i, Kabupaten Manggarai, Provinsi NTT mengeluh dengan harga cengkeh sangat anjlok.
Petani cengkeh setempat, Marsel Djebarus (40) ketika ditemui di Kampung Poco, Desa setempat, Senin (3/8/2020) mengaku harga cengkeh saat ini menurun secara dratis.
"Kalau harga normal Rp 105.000/Kg, tapi sekarang harganya hanya Rp 53.000-Rp 55.000. Harga semakin turun ini sepanjang tahun 2020, kalau 2019 lalu harganya kisaran Rp 60.000,"ungkap Marsel.
Menurut Marsel, anjloknya harga cengkeh ini diduga mungkin karena pandemi corona virus disease atau covid-19.
"Mungkin karena virus corona ini. Tapi sayang sekali harganya sangat turun, padahal kita sebagai petani ini mengharapkan agar tetap stabil ditengah pandemi covid-19 ini, karena harapan kita hanya dari hasil cengkeh ini saja untuk bisa hidup,"ungkap Marsel.
Marsel juga berharap agar harga cengkeh ini segera kembali normal di tengah pandemi covid-19 ini. Diharapkan juga kepada pemerintah untuk bisa memperhatikan keluhan masyarakat petani ini.
Terpisah, petani cengkeh setempat lainya, Stefanus Jeni (35) ketika ditemui POS-KUPANG.COM di Kampung Waka Desa Ndehes, Senin (3/8/2020) juga mengeluh hal yang sama. Dikatakan Stefanus, harga cengkeh saat ini sepanjang tahun 2020 turun dratis hanya Rp 55.000/Kg.
"Ini juga tidak tentu harga kadang turun dan paling tinggi itu Rp 55.000/Kg. Kita sangat kecewa dan merasah rugi sebab selain biaya rawat dan lain sebagainya juga kita sewa tukang petik Rp 90.000 selama shari,"ungkap Stefanus dengan kesal.
• Serapan Anggaran COVID-19 Belum Optimal, Baru 19 Persen, Presiden Jokowi: Semua Harus Kerja Cepat
• Kisah Teuku Reza Putra Suami Fitri Wahyuni yang Merawat Istrinya Terserang Tumor Otak 4 Tahun
• Utusan Khusus Presiden Republik Seychelles Kunjungi Puncak Watu Zape Riung
"orang yang petik ini minta besar Rp 90.000/hari karena mereka petik ini juga taruhan nyawa karena pohon cengkeh sangat tinggi. Jadi kita berharap harga ini kembali naik dan normal kembali,"tambah Stefanus. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)