Berita Malaka Terkini
Umat Muslim Diminta Tetap Taati Protokoler Kesehatan Saat Sholat Ied
Umat Muslim di Kabupaten Malaka diharapkan tetap menaati protokoler kesehatan pada pelaksanaan Sholat Ied Hari Raya Idul Adha 1441
Penulis: Edy Hayong | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong
POS-KUPANG.COM I BETUN---Umat Muslim di Kabupaten Malaka diharapkan tetap menaati protokoler kesehatan pada pelaksanaan Sholat Ied Hari Raya Idul Adha 1441 H/2020.
Saat ini pandemi Covid19 belum berakhir dan masih peralihan ke New Norm sehingga umat tetap menerapkan protokol baik di tempat ibadah juga di lingkungan keluarga dengan mengedepankan pola hidup sehat.
Demikian disampaikan Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda Malaka, Donatus Bere, S.H pada acara penyerahan hewan kurban 7 ekor sapi di Masjid Al Qdar Betun, Rabu (29/7).
Hadir saat ini Ketua MUI Malaka, Zaenal Muttakim, para Takmir penerima bantuan sapi Idul Adha, beberapa pimpinan SKPD lingkup Pemkab Malaka dan undangan lainnya.
Menurut Bupati yang akrab disapa SBS, pada momen perayaan Idul Adha 1441 H ini, daerah ini dihadapkan pada pandemi Covid19. Walaupun kini peralihan ke tatanan baru tetapi pandemi ini masih tetap ada.
Untuk itu, kata SBS, diharapkan umat Islam dalam menghadapi puncak Hari Raya Idul Adha diharapkan Umat tetap memperhatikan protokoler kesehatan.
"Pandemi covid19 belum berakhir. Ini baru peralihan ke New Norm. Saya minta tetap jaga protokoler kesehatan terutama di rumah ibadah juga saat Sholat Ied. Bagi yang sakit supaya jangan dulu ke
rumah ibadah, tetap di rumah. Harapan saya tetap menaati himbauan pemerintah," pinta SBS.
Pada kesempatan ini juga Bupati SBS menekankan bahwa Tahun 2020 ini dilakukan pilkada serentak termasuk di Malaka. Untuk itu Bupati SBS menitip pesan agar Umat tetap menjaga keharmonisan diantara sesama warga di Malaka.
Semua warga ikut menjaga prosea pilkada ini agar berjalan aman, damai, bermartabat dan demokratis. Hindari politik SARA tetapi tetap menjaga keharmonisan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.(*)
