Mendag Genjot Produki Garam NTT
Menteri Perdagangan ( Mendag) Agus Suparmanto bertandang ke Desa Nunkurus Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang
POS-KUPANG.COM | KUPANG -Menteri Perdagangan ( Mendag) Agus Suparmanto bertandang ke Desa Nunkurus Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang, meninjau tambak garam PT Timor Livestock Lestari, Jumat (24/7/2020).
Mendag Agus didampingi Sekjen Kemendag Sunanto dan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat. Mendag Agus bersama rombongan tiba di lokasi tambak sekitar pukul 10.45 Wita. Turut mendampingi Direktur Utama PT Timor Livestock Lestari Stenly Jaya Pranata dan Ketua Asosiasi Garam NTT Daniel Cherlin.
Saat tiba, Mendag Agus dan Gubernur Viktor langsung melihat dan memeriksa garam yang telah dipanen. Ada lima gundukan garam. Setiap gundukan berdiameter sekitar 3 meter dengan tinggi 1,5 meter.
• Ini yang Dilakukan Gubernur Laiskodat Saat Penyerahan Tangki Air Bersih di Biara SSpS di Kewapante
Sementara di bedeng, sedang dilakukan proses penuaan air laut dan kristalisasi garam. Kemudian, Mendag Agus dan Gubernur Viktor meninjau proses penuaan air laut pada hamparan bedeng garam.
Mendag Agus memuji potensi garam yang dimiliki NTT. Ia meyakini potensi garam NTT dapat menurunkan kuota impor garam untuk kebutuhan nasional.
"Saya mendukung penuh terhadap aktivitas berkaitan dengan produksi garam ini. Saya berharap dalam kurun waktu setahun ini, kita bekerjasama dalam meningkatkan produksi garam ini. Karena kebutuhan nasional kita sekitar 4,4 juta ton per tahun. Saya yakin NTT mampu mendukung nasional dalam menurunkan angka impor garam dalam negeri," ujarnya.
• Pedagang di Pasar Mingguan Mauori Terapkan Protokol Kesehatan
Dalam upaya peningkatan produksi garam di NTT, Kemendag siap memberikan dukungan penuh. Ia mengajak berbagai pihak, termasuk perbankan agar terlibat secara nyata.
"Mesti adanya dukungan nyata terhadap pengembangan garam di NTT. Berupa stimulus bagi petani, memfasilitasi para pelaku investasi, mengkoordinasikan KUR bagi para petani garam dan dibentuk resi gudang. Sehingga para petani bisa menyimpan dan mendapat akses pendanaan untuk menciptakan dunia usaha sejuk yang kami prioritaskan di tempat ini," kata Mendag Agus.
Ia mengapresiasi kerja keras Gubernur Viktor untuk pengembangan produksi garam di NTT. "Sekali lagi saya tegaskan, potensi Garam NTT dapat mendukung kami dalam memenuhi kebutuhan industri maupun kebutuhan konsumsi dalam negeri," tandasnya.
Kartel Garam
Mendag Agus mendukung langkah Kejaksaan Agung untuk melakukan proses hukum terhadap dugaan permainan kartel impor garam di NTT. "Saya mendukung penuh proses hukum yang sedang dilakukan Kejaksaan Agung guna mengungkap kasus permainan kartel garam di NTT," katanya.
Ia mengatakan hal itu terkait informasi adanya penyelidikan yang sedang dilakukan Kejaksaan Agung terhadap dugaan permainan kartel impor garam dalam penguasaan lahan garam pada lahan eks PT Pangung Guna Ganda Semesta (PGGS) di Desa Nunkurus yang kini dikelola PT Timor Livestock Lestari.
Ia merasa yakin Kejaksaan Agung akan bertindak profesional dalam melakukan proses penyelidikan terhadap adanya dugaan kasus permainan kartel impor garam itu. "Kami mendukung penuh terhadap Kejaksaan Agung untuk memroses kasus ini secara tuntas. Kami serahkan kepada Kejaksaan untuk memprosesnya secara tuntas," ujar Mendag Agus.
Sementara itu Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi NTT, Abdul Hakim mengaku tidak mengetahui secara persis tentang kasus permainan kartel garam yang sedang ditangani Kejaksaan Agung itu.
"Saya tidak tahu persis tentang tim dari Kejagung yang telah datang ke NTT. Mungkin saja mereka langsung berkoordinasi dengan Pak Kajati atau bidang pidana khusus (Pidsus)," ujar Abdul Hakim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/hari-ini-menteri-perdagangan-agus-suparmanto-kunjungan-ke-ntt.jpg)