Kajari TTS Angkat Bicara Soal Puskesmas Siso Yang Ambruk Pasca Di-PHO
Kajari TTS, Fachrizal, SH angkat bicara terkait kerusakan Puskesmas Siso pasca PHO. Dirinya sangat menyayangkan pekerja yang menelan anggaran mi
Penulis: Dion Kota | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter Pos-Kupang. Com, Dion Kota
POS-KUPANG. COM | SOE - Kajari TTS, Fachrizal, SH angkat bicara terkait kerusakan Puskesmas Siso pasca PHO. Dirinya sangat menyayangkan pekerja yang menelan anggaran miliaran rupiah tersebut sudah rusak pasca PHO.
Oleh sebab itu, dirinya menyarankan kepada Pemda TTS untuk melakukan pemeriksaan mutu pekerjaan sebelum dilakukan FHO. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan kualitas pekerjaan pada saat di FHO.
" Karen sudah sempat ambruk pasca PHO, maka sebaiknya dilakukan pemeriksaan mutu pekerjaan sebelum di FHO. Agar saat diterima pekerjaan gedung tersebut benar-benar berkualitas," sarannya ketika ditemui POS-KUPANG.COM, Rabu (22/7/2020) diruang kerjanya.
Terkait langkah hukum lanjut Fachrizal, jika suatu pekerjaan masih dalam tahap pekerjaan atau masa pemeliharaan pihaknya hanya memonitor. Tetapi juga sudah lewat masa pemeliharaan barulah pihaknya akan masuk.
" Kalau masih masa pemeliharaan kita belum bisa masuk. Tapi kalau sudah habis masa pemeliharaan baru kita masuk. Yang pasti kita terus memonitor bangunan Puskemas Siso tersebut," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Puskesmas Siso yang dibangun tahun 2019 dengan anggaran senilai 3,5 Miliar saat ini kondisinya sangat memprihatikan. Bangunan yang sudah di PHO ini, dalam kondisi rusak berat padahal usianya belum menginjak setahun.
Pet bagian kiri bangunan sudah ambruk. Sedikitnya ada delapan ruangan pelayanan yang plafonnya ambruk tiba-tiba pada Desember tahun 2019 lalu. Bangunan WC dan Ipal juga tidak bisa digunakan karena rusak.
Pansus LKPJ Bupati TTS Tahun 2019 yang dipimpin Ketua DPRD TTS, Marcu Mbau dan Wakil Ketua DPRD TTS, Yusuf Soru, Sabtu (11/7/2020) melakukan uji petik ke Puskesmas Siso. Hadir dalam rombongan Ketua Pansus LKPJ Bupati Tahun 2019, Marthen Tualaka, Wakil Ketua Pansus, Uksam Selan, Sekertaris, Samuel Sanam, Anggota Pansus, Maksi Lian, Thomas Lopo, Matheos Lakapu dan Lorens Jehau.
Kepala Puskesmas Siso, Elsina Napoe mengaku, kerusakan bangunan Puskesmas Siso sudah berlangsung sejak Desember 2019. Akibat kerusakan bangunan tersebut, ruangan pelayanan harus dipindahkan ke bangunan puskesmas lama termaksud peralatan medis yang sebelumnya sudah ditempatkan pada gedung puskesmas yang baru.(din)
