Setelah Diingatkan Presiden Jokowi, Menhan Prabowo Subianto Jajal Alutsista Yang Diproduksi Pindad
Menurut Prabowo Subianto, uji coba rantis yang dilakukannya itu, sebagai bentuk dukungan terhadap produk pertahanan dalam negeri.
Setelah Diingatkan Presiden Jokowi, Menhan Prabowo Subianto Jajal Alutsista Yang Diproduksi Pindad
POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Baru-baru ini, Presiden Jokowi mengingatkan Menteri Pertahanan RI, Menhan, Prabowo Subianto agar menahan pembelanjaan alutsista di luar negeri.
Pembelian Alutsista untuk memperkuat pertahanan negara tersebut, sebaiknya dilakukan dalam negeri untuk membantu peningkatan penggunaan anggaran sekaligus berdampak terhadap perekonomian dalam negeri.
Rupanya, pesan Presiden Jokowi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Menhan Prabowo Subianto.
Pada Minggu, 12 Juli 2020 kemarin, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto langsung menjajal kendaraan taktis (rantis) 4x4, yang diproduksi oleh PT Pindad.
Kendaraan taktis yang dijajal oleh mantan Komandan Kopasus tersebut, diberi nama "maung".
• Tak Ada Figur Petahana, Denny JA Sebut Pilpres 2024 Diprediksi Lebih Panas Dari Pilpres Sebelumnya
• HEBOH! Hana Hanifah Ternyata Pernah Selingkuh, Juga Ribut Dengan Pacar Atta Halilintar, Kok Bisa?
• Setelah Memberi Cincin Berlian, Kini Giliran Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah Bicara Pernilkahan
Menurut Prabowo, uji coba yang dilakukannya itu, sebagai bentuk dukungan terhadap produk pertahanan dalam negeri.
"Pada sore hari ini saya dan tim dari PT Pindad mencoba kendaraan rantis 4X4 yang kami beri nama Maung," tulis Prabowo pada akun Instagram pribadinya seperti dilihat Kompas.com, Senin (13/7/2020).
Selain di Instagram, Prabowo Subianto juga mengunggah momen menjajal mobil tersebut pada akun Twitter pribadinya.
Setidaknya, ada tiga foto yang diunggah Prabowo saat menjajal kendaraan yang didominasi warna hijau tersebut.
Ia terlihat mengenakan setelan safari coklat muda dengan topi hitam bertuliskan "Prabowo" saat mengendarai sendiri kendaraan itu.
"Kementerian Pertahanan akan terus mendukung upaya peningkatan produksi alutsista dalam negeri, serta mendukung program penelitian dan pengembangan, agar nantinya seluruh hasil produksi dalam negeri dapat mandiri secara utuh," tulis Prabowo.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo sempat meminta Prabowo untuk membeli alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dibuat oleh perusahaan pelat merah dalam negeri.

• Ibunda Atta Halilintar Blak-Blakan Ngaku Geli Lihat Kemesraan Aurel Hermansyah dan Anaknya, Ada Apa?
• 8 Drama Korea Terpopuler Sepanjang 2020, Raih Rating Tinggi: Crash Landing on You & Itaewon Class
• Ashanty Beri Kode Kapan Pernikahan Aurel & Atta Halilintar, Putri Krisdayanti Siap Naik Pelaminan
Sebagai kementerian dengan anggaran terbesar dibandingkan kementerian lain, yakni Rp 117,9 triliun, belanja anggaran yang dilakukan Kementerian Pertahanan diharapkan dapat turut menggerakan perekonomian di tengah pandemi Covid-19.
"Di Kemenhan, bisa saja di DI, beli di Pindad, beli di PAL. Yang bayar di sini ya yang cash, cash, cash. APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara), beli produk dalam negeri.