Rocky Gerung

Rocky Gerung Heran Gerindra Jadi Gelisah Soal Putusan MA Atas Sengketa Pilpres 2019

Tanggapi Putusan MA soal Sengketa Pilpres 2019, Rocky Gerung: Kenapa Gerindra yang Gelisah?

Editor: Bebet I Hidayat
RealitaTV
Rocky Gerung Heran Gerindra Jadi Gelisah Soal Putusan MA Atas Sengketa Pilpres 2019 

POS-KUPANG.COM - Rocky Gerung heran kenapa Gerindra menjadi baper menyusul keluarnya putusan Mahkamah Agung ( Putusan MA ) atas Sengketa Pilpres 2019 lalu.

Pengamat Politik, Rocky Gerung pun memberikan tanggapannya soal keluarnya Putusan MA terkait Sengketa Pilpres 2019 lalu.

Sebelumnya, Putusan MA adalah mengabulkan gugatan dari Rachmawati Soekarnoputri selaku Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan calon presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Yaitu terkait Pasal 3 ayat (7) Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 Tahun 2019.

Dirinya menilai ada kegelisahan yang ditunjukkan oleh Gerindra.

Hal ini disampaikan dalam tayangan Youtube pribadinya, Rocky Gerung Official, Jumat (10/7/2020).

Padahal menurutnya tidak ada yang perlu merasa gelisah atas keluarnya putusan dari MA tersebut, apalagi untuk pasangan terpilih Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin.

Dikatakannya bahwa putusan dari MA itu tidak akan berarti apa-apa untuk hasil Pilpres 2019, selain hanya untuk acuan aturan pada pemilu selanjutnya.
Pengamat politik Rocky Gerung, diunggah Sabtu (9/5/2020).
Pengamat politik Rocky Gerung, diunggah Sabtu (9/5/2020). (Capture YouTube Talk Show TvOne)
Rocky Gerung lantas menilai bahwa apa yang dilakukan oleh Gerindra justru menunjukkan dirinya tidak stabil secara psikopolitik.

"Seharusnya enggak ada yang gelisah karena hukum sudah bilang ya udah itu sudah selesai," ujar Rocky Gerung.

"Jadi kegelisahan yang diperlihatkan oleh Gerindra justru memperlihatkan bahwa dia tidak stabil secara psikopolitik," jelasnya.

Menurut Rocky Gerung, Gerindra tidak perlu ikut membenarkan keputusan dari Mahkamah Konstitusi yang sudah mengesahkan presiden dan wakil presiden terpilih.

Rocky Gerung Sebut Emak-Emak Tidak Otomatis Masih Pilih Prabowo, Sindir Gerindra Sebut Jokowi

Luna Maya Teriakkan Nama Pria Ini saat Mendaki Bareng Ayu Dewi, Mantan Ariel NOAH Telah Jadi Bucin

Dirinya menambahkan Gerindra juga tidak perlu menyakinkan bahwa Presiden Jokowi merupakan presiden yang sah.

Rocky Gerung mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Gerindra tersebut memperlihatkan adanya kegelisahan jika nantinya akan ada pembatalan hasil pilpres.

Padahal hal itu sudah tidak mungkin terjadi.

Karena seperti yang diketahui, Putusan MA baru keluar pada 28 Oktober 2019, atau lima bulan dari tanggal pengajuan yakni pada 13 Mei 2019.

Sedangkan Mahkamah Konstitusi sudah mengumumkan hasil pemenang Pilpres pada bulan Juni 2019, yang kemudian dilantik pada 20 Oktober 2019.

Itu artinya, perhelatan Pilpres 2019 sudah selesai.

"Apalagi sifatnya defensif, kan dari kemarin soal ini sudah diulas diutak-utik oleh para ahli tata negara dan tiba pada kesimpulan bahwa itu tidak ada efek apa-apa," kata Rocky Gerung.

"Jadi buat apa lagi ada kegelisahan," tegasnya.

Simak videonya mulai menit ke- 1.55

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved