Ilmuan China Bongkar Borok Negaranya Setelah Lari ke Amerika, Ungkap Rahasia Sebenarnya Virus Corona

Namun sejauh ini China juga membantah informasi itu. Namun perlahan tapi pasti satu persatu kebobrokan pemerintah China

Editor: Alfred Dama
Tangkapan Layar/GNews
Dr Li-Meng Yan pembelot China yang melarikan diri ke Amerika Serikat. 

Yan menambahkan, "ada banyak, banyak pasien yang tidak mendapatkan perawatan tepat waktu dan diagnosis tepat waktu." 

"Dokter rumah sakit takut, tetapi mereka tidak bisa bicara. Staf CDC ketakutan," katanya.

Ketika dia memutuskan untuk berbicara, Yan mendapati dirinya dalam bahaya.

Foto file ini diambil pada 15 Mei 2020 menunjukkan seorang pekerja medis mengambil sampel swab dari seorang anggota staf dari pabrik monitor komputer AOC untuk diuji untuk coronavirus COVID-19 di Wuhan di provinsi Hubei tengah Cina. Pihak berwenang China telah menyelesaikan kampanye pengujian coronavirus massal di Wuhan
Foto file ini diambil pada 15 Mei 2020 menunjukkan seorang pekerja medis mengambil sampel swab dari seorang anggota staf dari pabrik monitor komputer AOC untuk diuji untuk coronavirus COVID-19 di Wuhan di provinsi Hubei tengah Cina. Pihak berwenang China telah menyelesaikan kampanye pengujian coronavirus massal di Wuhan ((STR / AFP))

Dia membagikan beberapa teorinya pada seorang blogger Hong Kong yang berbasis di AS, yang menyarankannya untuk pindah ke AS.

Yan memohon pada suaminya untuk pergi bersamanya, tetapi dia menolak.

Yan mengatakan, "dia kecewa, dia menyalahkan saya dan mencoba merusak kepercayaan diri saya, dia mengatakan mereka akan membunuh kita semua." 

Setelah tiba di AS, Yan diinterogasi oleh FBI selama berjam-jam.

Pemerintah China yang mendengar hal itu, langsung menyerbu kampung halaman Yan di Qingdao, menggeledah apartemennya dan menanyai orang tuanya.

Universitas Hong Kong menurunkan halaman dan mencabut akses ke portal dan email online milik Yan.

Ia mengatakan pada Fox News, dalam sebuah pernyataan,"Dr Li-Meng Yan tidak lagi menjadi anggota staf Universitas." 

"Karena menghormati karyawan kami yang sekarang tidak mengungkapkan informasi pribadi tentangnya, pemahaman Anda sangat dihargai," katanya.

Kedutaan Besar China di AS mengatakan,"Kami belum mendengar tentang orang ini." 

"Pemerintah China telah merespon dengan cepat wabah Covid-19 dengan cepat dan efektif sejak awal," katanya.

"Semua upaya yang telah didokumentasikan dengan jelas dalam buku putih 'Fighting With Covid-19: China In Action' dengan transparansi penuh," jelasnya.

* Ditemukan di Wuhan, Tapi Laporan Pertama Covid-19 Bukan Dilakukan Otoritas China, Melainkan Lembaga Ini

Halaman
1234
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved