Virut corona

MEMBURUK, WHO Sebut Pandemi Covid-19 Global Meningkat Dua Kali Lipat dalam 6 Minggu

Waduh, Pandemi covid-19 global memburuk, WHO sebut jumlah kasus meningkat dua kali lipat dalam 6 minggu, apa yang salah?

Editor: Adiana Ahmad
TribunMataram Kolase/ (SALVATORE DI NOLFI)
Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Nyatakan Corona Pandemi global 

Trump sebelumnya telah memperingatkan pada Mei lalu.

Pihaknya memutuskan hubungan dengan WHO dan menuduh WHO gagal merespons Covid-19 secara memadai dan berada di bawah kendali China.

Sementara banyak negara sekarang mengalihkan perhatian mereka ke dalam kemungkinan gelombang kedua.

Adapun, AS, India dan Brasil masih berjuang untuk menahan gelombang pertama mereka.

Pengunjung Situs Porno Meningkat Pesat, Warga Indonesia Pakai VPN, Dampak Pandemi Virus Corona ?

Update virus corona di dunia

Data terbaru menurut worldometer, negara yang paling terpukul akibat pandemi Covid-19 adalah AS.

Lebih dari tiga juta orang terjangkit virus yang artinya hampir satu dari setiap 100 orang terinfeksi.

AS juga menyumpang total kasus kematian tertinggi dengan lebih dari 135.000.

Sementara Brasil melaporkan hampir lebih dari 1,7 juta kasus dengan total kematian melebihi 69 ribu.

Di sisi lain, Presiden Bolivia Jeanine Anez dan politikus Venezuela Diosdado Cabello dinyatakan positif mengidap Covid-19.

Hal itu hanya berselang beberapa hari setelah Presiden Brasil positif Covid-19.

Petugas kesehatan dari layanan tanggap darurat medis membawa Eladio Lopes Brasil (79), yang terinfeksi <a href='https://kupang.tribunnews.com/tag/virus-corona' title='virus corona'>virus corona</a> baru, dengan tandu yang akan dipindahkan dengan kapal ambulans dari komunitas Portel ke rumah sakit di Breves, di pulau Marajo, negara bagian Para, Brasil, pada 25 Mei 2020. Layanan kapal ambulan memungkinkan pasien COVID-19 yang kritis dipindahkan di daerah yang sangat terpencil yang dikelilingi oleh air di Brasil.

Petugas kesehatan dari layanan tanggap darurat medis membawa Eladio Lopes Brasil (79), yang terinfeksi virus corona baru, dengan tandu yang akan dipindahkan dengan kapal ambulans dari komunitas Portel ke rumah sakit di Breves, di pulau Marajo, negara bagian Para, Brasil, pada 25 Mei 2020. Layanan kapal ambulan memungkinkan pasien COVID-19 yang kritis dipindahkan di daerah yang sangat terpencil yang dikelilingi oleh air di Brasil. (TARSO SARRAF / AFP)

Kementerian kesehatan Bolivia mengatakan, negara itu memiliki 44.113 kasus yang dikonfirmasi dan 1.638 kematian.

Melihat peningkatan jumlah infeksi baru membuat rumah sakit kewalahan di beberapa daerah.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved