Seorang Wanita Tewas Diterkam Harimau

Seorang wanita tewas diterkam harimau pada Sabtu (4/7/2020) sore. Dilansir Daily Mail, peristiwa itu terjadi di sebutah kebun binatang di Zurich, S

Editor: Ferry Ndoen
SURYAMALANG.COM/kolase Siakap Keli/Pixabay
Kakek Nyaris Mati Tegang Dihampiri Harimau, Perilaku Macan yang Tak Terduga Bikin Warga Keheranan 

POS KUPANG.COM-- Seorang wanita tewas diterkam harimau pada Sabtu (4/7/2020) sore. 

Dilansir Daily Mail, peristiwa itu terjadi di sebutah kebun binatang di Zurich, Swiss

Wanita yang tewas adalah penjaga kebun binatang di sana. 

Sedangkan jenis harimau yang menewaskan wanita tersebut adalah harimau siberia betina berukuran dewasa bernama Amur.

Peristiwa itu terjadi ketika wanita tersebut berada bersama-sama dengan harimau siberia di dalam kandang.

Saksi mata menyebutkan bahwa peristiwa tersebut sangat mengerikan. 

Para staf di sana kemudian melakukan berbagai bantuan untuk menyelamatkan wanita berusia 55 tahun tersebut. 

Para staf memancing harimau untuk keluar kandang, baru kemudian menyelamatkan wanita yang sudah terkapar di dalam kandang harimau. 

Seseorang yang berusaha menyelamatkan wanita tersebut, tetapi tidak berhasil. 

Pihak Kebun binatang mengatakan penyelidikan telah diluncurkan ke dalam 'insiden tragis', termasuk mengapa penjaga itu berada di kandang pada saat yang sama dengan harimau.

Penyelidikan dilaporkan akan mencakup kantor kejaksaan umum Zurich, polisi kota Zurich, Institut Forensik Zurich dan Institut Forensik

“Sayangnya semua bantuan datang terlambat. Wanita itu meninggal di tempat kejadian, "kata juru bicara kepolisian Zurich, Judith Hoedl.

Harimau Siberia lahir pada tahun 2015 di sebuah kebun binatang di kota Denmark Odense dan dipindahkan ke Zurich setahun yang lalu, menurut direktur Zoo Zurich, Severin Dressen. Harimau itu berperilaku normal, katanya.

"Simpati penuh kami ucapkan kepada kerabat korban," kata Dressen. Ia juga menambahkan bahwa penjaga itu telah menjadi anggota staf kebun binatang jangka panjang.

Kini, pengunjung dan rekan yang menyaksikan serangan itu menerima konseling psikologis, katanya.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved