Minggu, 24 Mei 2026

Parodi: Bunda Tik Tok di Liliba

Kenapa Bunda Tik Tok? Karena tik tok lagi ngetop di kalangan bunda-bunda zaman now

Tayang:
Editor: Kanis Jehola
net
ilustrasi Tik Tok 

POS-KUPANG.COM - Kenapa Bunda Tik Tok? Karena tik tok lagi ngetop di kalangan bunda-bunda zaman now. Gara-gara viralnya joget India ketiga bunda di Jembatan Suramadu atau Surabaya -Madura, tik tok dan para bunda mileniel jadi tenar. Dalam berita polisi memburu tiga perempuan yang bergoyang di sana. Tik tok goyang ala bunda Suramadu, rupanya berdampak langsung pada bunda dan mama di Kota Karang. Wah, ada-ada saja!
***
"Mama dimana?" tanya Rara kepada anaknya. "Mamaaaa..." teriaknya.

"Sabar bapa! Lagi tik tok e," jawab si mama. Rambu kriting diponi, pipi merah, lipstik merah menyala, baju ketat, sepatu tinggi, maju mundur, maju mundur, maju. Si mama memonyongkan mulut sambil mengedipkan mata berkali-bali. Rara geleng-geleng kepala melihat tingkah si mama. Anak-anak pun terheran-heran lihat kelakuan si mama."

Maudy Ayunda: Sedang Bertengkar

"Pigi dulu e," kata si mama sambil melenggang pergi. Rara tidak sanggup menahannya. Kemana? Rupanya si mama ke jembatan Liliba. "Tik tok di Liliba!" teriak si mama sambil start motor, melaju dan hilang di ujung jalan. Rara garuk-garuk kepala. Setelah berpesan agar anak-anaknya tidak main di luar rumah karena hari sudah sore, Rara pun mengejar si mama.
***
Rupanya Jaki juga menuju Liliba kejar si bunda. Si bunda dan si mama sudah baku janji untuk jumpa di Liliba. Jaki pukul testanya. Rara juga pukul testa sambil menengadah ke puncak jembatan. Ternyata bunda dan mama sedang asyik tik tok dan merekam aksi mereka dengan pertolongan tongkat kamera. Mama buat gaya mau buang diri, bunda buat gaya menahan kaki mama seakan-akan sedang menolong.

Sholat Berjamaah Sudah Mulai Dilaksanakan di Masjid, Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Terjadi irama akan buang diri dan upaya menahan kaki, buang diri lagi dan menahan kaki lagi berkali-kali. Pada detik tertentu keduanya melempar senyum dan tawa sambil melambai ke pengguna jalan yang melintas di jembatan Liliba.
Macet! Sudah pasti!

Lebih macet lagi ketika keduanya berpegangan tangan memotong jalan Mama di depan memegang tongkat kamera. Keduanya berjalan sambil goyang gaya donald bebek. Selanjutnya balik lagi si bunda yang pegang tongkat kamera dan mama yang melenggang dengan gaya yang sama.
***
Kamera siap!
Jembatan Liliba sore hari lagi padat dan ramai. Bunyi klakson kendaraan roda dua maupun roda empat, serta teriakan marah mendominasi tawa lucu, menjadikan Liliba punya cerita sendiri senja itu. Benar-benar si mama dan si bunda bangganya setengah mati. Apalagi ada yang merekam aksi mereka, ada yang foto, ada yang buat siaran langsung. Keduanya yakin pasti viral aksi tik tok mereka hari ini.
Nona Mia turun dari mobil. Benza juga turun dari mobil. Keduanya segera membawa si mama dan si bunda ke pinggir jembatan. Nona Mia menghentikan aksi keduanya, sementara Benza mempersilahkan pengguna kendaraan melaju sambil memohon maaf. Jaki dan Rara bersembunyi di belakang plang iklan tidak jauh dari jembatan ke arah bundaran PU.

"Kenapa bisa begini?" tanya Nona Mia. "Jaki dan Rara di mana?"

"Biar viral seperti bunda dan mama gadis di Suramadu," si mama dan si bunda terkekeh-kekeh. Anehnya keduanya tetap memonyongkan bibir serta mentirus-tiruskan dagu. Persis ketika lagi berkaca di HP. Keduanya yakin dengan monyong dan tiruskan dagu akan tampak cantik manis legit.

"Kalian berdua melanggar aturan lalu lintas!" kata Benza. "Bagaimana mungkin bunda mama ini bisa punya kelakuan begini? Malunya itu!"

"Saya punya malu ada seribu satu. Satu hilang seribu mengganti!" Si bunda dan si mama kembali beraksi untuk selvi dengan Nona Mia dan Benza. Tepat saatnya dengan kedatangan mobil patroli polisi. Tanpa bertanya lebih dulu, keduanya langsung diangkut ke atas bak terbuka. Segera mama dan bunda menutup wajahnya dengan kedua tangan.
***
"Tik tok di atas jembatan. Mengganggu lalu lintas!" kata Nona Mia saat Jaki dan Rara mendekat. "Buat malu saja."

"Biar saja mama dan bunda tik tok. Kamu yang rugi kah? Jaki dan Rara bergantian bertanya hal yang sama. Keduanya malas tahu karena tergiring kebiasaan mama dan bunda yang sudah dimakan tik tok setiap waktu. Nona Mia dan Benza hanya geleng-geleng kepala. Tinggal akui saja. (*)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved