MPLS di Kota Kupang Dilakukan Secara Daring, Guru Akan Datangi Siswa Tidak Mampu

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Kota Kupang hanya dilakukan melalui daring atau online.

POS-KUPANG.COM/Yeni Rachmawati
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Dumuliahi Djami 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Kota Kupang hanya dilakukan melalui daring atau online.

Bagi siswa yang tidak memiliki kemampuan dan fasilitas maka guru yang akan mendatangi siswa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Dumuliahi Djami, yang dikonfirmasi Minggu (5/7) terkait dengan akan berlangsungnya tahun ajaran baru yakni 2020/2021 mengungkapkan hal tersebut.

"MPLS itu penting bagi siswa untuk mengetahui lingkungan sekolah. Tetapi karena dalam masa pandemi sekarang ini maka MPLS dilakukan secara daring atau online. Siswa harus tahu mengenai lingkungan sekolah, siapa saja guru-guru di sekolah tersebut," ujarnya

Penumpang Feri di Bolok Dapat Masker dari IKASDAP

Dumuliahi mengungkapkan, pihaknya mengikuti aturan dari pusat, dimana empat menteri yakni menteri dalam negeri, menteri kesehatan, menteri pendidikan dan menteri agama dimana kegiatan tatap muka hanya bisa dilakukan di daerah yang zona hijau.

"Kami ikut aturan, kami tidak mau nanti dinas disalahkan jika ada kegiatan tatap muka, tiba-tiba anak pulang sekolah badannya sudah panas maka pihak dinas yang disalahkan. Entah dia kena panas di mana, tapi jangan sampai dinas dan sekolah yang disalahkan. Karena itu keputusan kami adalah MPLS dilakukan secara daring," ujarnya.

Menurutnya, guru yang mendatangi siswa yang tidak mampu itu harus dilakukan, tidak ada pilihan lain karena siswa harus mengenal lingkungan sekolahnya. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Hermina Pello)

Penulis: Hermina Pello
Editor: Hermina Pello
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved