Kehilangan Pekerjaan Karena Covid-19 Siprianus Diberi Beras Oleh Tetangga
Warga RT 07 Kelurahan Maulafa, Kecamatan Maulafa, Siprianus Seran, yang kehilangan pekerjaan karena wabah Covid-19 mengaku dib
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ella Uzu Rasi
POS-KUPANG.COM | KUPANG - Warga RT 07 Kelurahan Maulafa, Kecamatan Maulafa, Siprianus Seran, yang kehilangan pekerjaan karena wabah Covid-19 mengaku diberi beras oleh tetangga - tetangganya selama 2 bulan (April - Mei).
"Tetangga dong kasih satu - satu kilo" ujarnya pada Jumat (03/07/2020).
Buruh bangunan ini mengatakan, ia belum pernah mendapat bantuan apapun dari pemerintah.
"Kami sudah kasih masuk berkas semua dari pertama tapi orang lain su terima 2 kali saya belum" ceritanya.
Sipri mengatakan, ia sudah mengadukan hal ini kepada Lurah Maulafa, dan dijanjikan untuk menerima bantuan tahap ketiga.
"Saya sudah mengadu ke lurah, jadi lurah bilang nanti saya dapat yang tahap ketiga. Jadi saya tunggu saja" katanya.
"Lurah bilang, om itu masuk (untuk dapat bantuan) tapi tahap pertama hanya berapa orang sa, tahap kedua juga begitu jadi nanti om tahap ketiga" lanjutnya.
Sebagai buruh harian, penghasilannya tidak ada sama sekali selama 2 bulan karena peraturan pemerintah yang melarang warga keluar rumah.
Sipri mengakui, ia baru kembali bekerja bulan Juni sehingga untuk saat ini ia sudah bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.
• Masih Ada Rp 400 Triliun di Bank Indonesia, Pemerintah Kok Dianggap Kehabisan Uang ? Info
Saat ini, ayah empat anak ini mengerjakan salah satu kos - kosan yang dibangun di Kayu Putih, bersama seorang temannya yang juga warga kelurahan Maulafa, Wilkofridus Klau.
Wilkofridus mengatakan, ia juga baru mendapatkan bantuan sekali selama 3 bulan ini sementara warga lain sudah menerima bantuan selama 2 bulan berturut - turut.
b
Sebagai buruh harian, ia kehilangan pekerjaan sehingga tidak ada pemasukan sama sekali ketika Covid-19 menyerang.
"Sebelum Covid saya kerja pagi di tempat lain sore di tempat lain supaya bisa penuhi kebutuhan. Tapi pas Covid semua saya tidak bisa kerja karena di rumah saja jadi penghasilan juga tidak ada" jelasnya.
Mereka mengakui, banyak pihak yang membantu mereka selama masa sulit baik secara perorangan maupun lembaga swasta.
• Pemkot Gencar Benahi Sektor Pariwisata, Pastikan Pelaku Usaha Siap di Tengah Pandemi Covid-19
"Kita ada dapat dari Gereja St. Matias Rasul Tofa, dari Keluarga Belu - Malaka di Kupang, dari tetangga - tetangga yang lebih mampu, tapi dari pemerintah saya dapat satu kali dan bapa Sipri belum pernah dapat" urainya.(cr4)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/siprianus-seran.jpg)