Aksi Demo di Labuan Bajo
BREAKING NEWS: Tuntut Dana Bantuan dan Gratiskan Biaya Rapid Tes, Mahasiswa di Mabar Gelar Demo
Menurut mahasiswa, sebanyak 6 ribu mahasiswa telah didata sejak beberapa bulan lalu, namun belum ada realisasi hingga Juli 2020.
Penulis: Gecio Viana | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Assale Viana
POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Manggarai Barat menggelar demonstrasi di Kantor Bupati Manggarai Barat (Mabar), Kamis (2/7/2020) pagi.
Mahasiswa yang berasal dari berbagai kecamatan itu menggelar demonstrasi untuk menuntut direalisasikannya bantuan untuk mahasiswa terdampak Covid-19.
Selanjutnya, mereka juga menuntut biaya rapid tes digratiskan.
"Kami minta bukti, bukan hanya janji-janji," kata para demonstran.
Menurut mahasiswa, sebanyak 6 ribu mahasiswa telah didata sejak beberapa bulan lalu, namun belum ada realisasi hingga Juli 2020.
"Di mana dana Rp 78 milyar untuk penanganan Covid-19," teriak seorang orator.
Menggunakan mobil komando, para pendemo melakukan longmarch dari Desa Nggorang, Kecamatan Komodo, hingga tiba di Kantor Bupati Mabar sekitar pukul 10.00 Wita.
Para mahasiswa berasal dari Kecamatan Lembor, Sano Nggoang dan Kecamatan Komodo.
Mereka juga membawa baliho bertulisan "Tepati Janji, Berikan Solusi #RIP Mabar" dan "Jangan...! Obral Data Mahasiswa".
• BREAKING NEWS: Marzuki Ditemukan Tewas di Samping Bekas Kamar Mandi di Wuring
Hingga berita ini ditulis, para demonstran masih berada di kantor Bupati Mabar dan melakukan orasi.
