Renungan Harian Katolik
Opsi Menjadi Pelaku
Opsi Menjadi Pelaku, simak dan renungkanlah saudara-saudariku terkasih, Tuhan Memberkati
Renungan Harian Katolik
Opsi Menjadi Pelaku
RD. Maxi Un Bria
Kamis 25 Juni 2020
Mengembangkan sikap hormat dan terbuka dalam mendengarkan Sabda Allah itu baik. Namun jauh lebih baik dan berguna , bila kita selain mendengarkan Sabda Allah, juga melakukannya dalam hidup .
Yesus bersabda “ Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku; Tuhan, Tuhan ! akan masuk ke dalam Kerajaan surga, melainkan orang yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di surga.” ( Matius 7 : 21 )
Yesus membuka pikiran para murid tentang gambaran pengadilan terakhir . Bahwa akan datang waktunya pengadilan atas hidup ini berlangsung. Saat itu Yesus akan tampil sebagai hakim yang adil atas sikap hidup setiap orang selama berziarah di bumi. Ia akan berterus terang dan mengatakan sebenarnya apa yang sesungguhnya telah terjadi.
Karena itu Ikeapda para murid dan khalayak Ia ingatkan agar berjuang menjadi pelaku Sabda dan bukan hanya menjadi pendengar dan pewarta.
Yesus mengatakan bahwa setiap orang yang mendengar perkataan-Nya dan melakukannya dalam hidup , termasuk orang yang bijaksana. Mereka sama seperti orang yang mendirikan rumah di atas batu. Rumah itu akan tetap kokoh berdiri ketika dilanda banjir maupun angin ribut. ( bdk. Matius 7 :24-25 ). Sedangkan mereka yang hanya mendengar namun tidak melaksanakannya diibaratkan dengan orang yang mendirikan rumah di atas pasir, yang mudah roboh ketika dilanda banjir dan angin ribut.
Kehidupan manusia dalam komunitas, organisasi, institusi dan bahkan negara tidak pernah bebas dari aneka tantangan dan kesulitan. Hanya mereka yang setia dan konsisten melaksanakan amanat pendirinya, kokoh berdiri dan terus berlangkah menuju masa depan. Sementara ketidaksetiaan dalam melaksanakan amanat dasar hidup komunitas, lembaga bahkan negara dapat memicu kehancuran dan koyaknya hidup bersama.
Kini kita berada di era global . Kita hidup di era industri teknologi dan informasi bahkan hidup di tengah wabah pandemi covid-19. Ada berita kebenaran juga ada hoax. Benturan kebenaran dan kepentingan menjadi realitas yang tidak terhidarkan. Karena itu sikap kritis, reflektif dan rasional diikuti dengan keteguhan hati untuk menjadi pelaku nilai-nilai kebenaran Firman Allah , hendaknya menjadi pilihan bijak setiap orang beriman.
Doa. Ya Tuhan rahmati kami agar menjadi pelaku Firman dalam hidup amin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/romo-maxi-dan-renungan-harian-katolik.jpg)