Prediksi Slamet Maarif, Prabowo Subianto Sudah Tamat, Saatnya Anak Muda Gantikan Presiden Jokowi

Di mata dia, Prabowo Subianto sebaiknya menjadi seorang negarawan dan membiarkan adanya calon presiden baru dan muda untuk memimpin Indonesia.

Editor: Frans Krowin
tribunnews.com
Presiden Jokowi dan Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto 

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto meminta semua kadernya bersabar terkait pencalonan sebagai presiden pada Pilpres 2024.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal, Partai Gerindra, Ahmad Muzani dalam akun Instagram resmi Gerindra, yang dikutip Tribunnews, Rabu (10/6/2020).

"Tentang pencalonan presiden, Pak Prabowo meminta agar segenap Partai Gerindra bersabar, pada saatnya nanti kita ambil keputusan terbaik," ucap Muzani.

Menurut Muzani, dalam mengambil keputusan pencalonan presiden pada Pilpres 2024, pasti Prabowo mempertimbangkan semua masukan, baik dari kader maupun masyarakat.

"Jika beliau sehat, jika kader meminta dan jika rakyat mengharapkan."

"Tentu saja ini akan menjadi cara berpikir beliau dalam mengambil keputusan pada waktu yang tepat," sambung Muzani.

Di sisi lain, Muzani menyebut Prabowo yang saat ini dipercaya menjabat Menteri Pertahanan dalam Kabinet Indonesia Maju, akan menjalankan tugas secara maksimal di bawah kepimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Diduga Cabuli dan Aniaya Korban, Seorang Pria di Lasiana Babak-Belur Diamuk Massa

Pengasuh Rafathar, Lala Bongkar Sifat Asli Amy Qanita, Ibu Mertua Nagita Slavina

Susi Pudjiastuti Kini Alami Krisis Hebat, Masa Pandemi Corona Ini Sangat Buruk untuk Dunia Usaha

"Beliau berharap mudah-mudahan tugas yang dibebankan kepada beliau sebagai menteri pertahanan dapat berjalan dengan baik dan sukses, di bawah presiden untuk menangani Covid-19," papar Muzani.

Muzani menyebut Prabowo Subianto bersedia kembali menjabat ketua umum periode 2020-2005.

"Pak Prabowo menyampaikan selama kekuatan, selama hayat masih dikandung badan, selama diminta kader, selama partai memanggilnya, beliau Insya Allah akan siap menghadapi."

"Akan siap memikul beban partai," ucap Muzani.

Dalam penetapan ketua umum, kata Muzani, akan diputuskan dalam Kongres Partai Gerindra pada tahun ini, mempertimbangkan situasi pandemi Covid-19.

"Situasi Covid-19 belum memungkinkan kita berkumpul, dewan pimpinan daerah di seluruh Indonesia agar kongres diselenggarakan secara luar biasa karena situasi dan kondisi," paparnya.

"Akan tetapi semua keputusan akan diserahkan ketua dewan pembina untuk mengambil keputusan terbaik," sambung Muzani.

Muzani menyebut Prabowo meminta semua kader bersatu mengonsolidasikan kekuatannya untuk membangun mesin partai dalam menghadapi semua tantangan ke depan.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved