Uang Logam Rp 1000 Kini Harganya Fantasti, Bisa Sampai Puluhan Hingga Ratusan Juta, Masih Simpan?

Uang ini dengan medel logam kuning emas di tengah kini diburuh kolektor, namun uang kini sudah sangat sulit ditemukan. Siapapun yang memilikinya diyak

Editor: Alfred Dama
via Intisaroi.grid.id
Uang koin Rp 1.000 gambar kelapa sawit yang viral 

Baca Juga: Pernah Habisi 'Tambang Emasnya' Sendiri dengan 32 Tusukan, Inilah Sosok John Kei, 'Mafia Jakarta' yang Ditangkap Lagi Setelah 1 Tahun Dibebaskan

Uang logam edisi khusus ini diterbitkan pada 16 Agustus 1995 untuk memperingati 50 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam keterangannya di laman resminya, Bank Indonesia tidak mencantumkan tanggal penarikan uang nominal Rp 850.000 tersebut, sehingga masih bisa digunakan sebagai alat transaksi resmi di Indonesia.

Harga emas sudah naik

Namun mengingat harga emas yang terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun, harga uang edisi khusus yang terbuat dari emas murni ini tentunya sudah tak lagi sama dengan saat pertama kali dirilis di era Orde Baru.

Mengacu pada harga emas 24 karat yang diproduksi Antam saat ini yakni Rp 905.000 per gram. Harga emas murni saat ini sudah naik berkali-kali lipat sejak tahun 1995.

Harga koin emas ini bisa lebih mahal di kalangan kolektor lantaran jumlahnya yang terbatas karena merupakan emisi khusus.

Di tahun 1995, Bank Indonesia menerbitkan uang koin edisi khusus berbahan emas lainnya, yakni emas dengan gambar belakang temu wicara Presiden Soeharto dengan masyarakat, logo DHN-45 bernilai Rp 300.000 dan berat 17 gram.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Onny Widjanarko mengatakan, selama belum ada penarikan dari bank sentral maka uang koin keluaran lama tetap bisa digunakan sebagai alat tukar resmi di Indonesia, termasuk koin bergambar kelapa sawit dengan nominal Rp 1.000.

"Terkait dengan uang logam Rp 1000 gambar kelapa sawit, kami sampaikan bahwa sebagai alat pembayaran yang sah untuk bertansaksi, nilai tukar uang logam dimaksud sama dengan nilai nominalnya yaitu Rp 1.000," kata Onny kepada Kompas.com.

Onny menuturkan, jika ada masyarakat yang akan mengoleksi koin tersebut, biasanya nilai jual bergantung pada kesepakatan antara penjual dan si pembeli koin.

"Jika ada masyarakat yang akan mengkoleksi (bukan transaksi) layaknya koleksi numimastic/koleksi uang-uang kuno, biasanya harganya tergantung kesepakatan antara pembeli dan penjual," sebut Onny.*

Sebagian artikel ini sudah tayang di Intisari.grid.id dengan judul: Uang Logam Kelapa Sawit Tidak Ada Apa-apanya, Nyatanya BI Pernah Terbitkan Uang Logam yang Nilainya Jauh Lebih Tinggi, Terbuat dari Emas! https://intisari.grid.id/amp/032207683/uang-logam-kelapa-sawit-tidak-ada-apa-apanya-nyatanya-bi-pernah-terbitkan-uang-logam-yang-nilainya-jauh-lebih-tinggi-terbuat-dari-emas?page=all

Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved