TERUNGKAP, Dokter Cantik Tanpa Busana di Jalanaan Surabaya Bukan Stres, Begini Penjelasan IDI
Banyak warga berspekulasi mengnai sang wanita yang diketahui berprofesi dokter gigi itu sedang mengalami stres terkait keluarga yang menjadi korban v
TERUNGKAP, Dokter Cantik Tanpa Busana di Jalanaan Surabaya Bukan Stres, Begini Penjelasan IDI
POS KUPANG.COM -- Seorang wanita yang tanpa busana berdiri di pinggir jalan di kota Surabaya sempat bikin heboh warga
Banyak warga berspekulasi mengnai sang wanita yang diketahui berprofesi dokter gigi itu sedang mengalami stres terkait keluarga yang menjadi korban virus corona
Ternyata dugaan warga tersebut meleset. Ikatan Dokter Indonesia atau IDI yang menyelidiki kasus itu telah mengetahui penyebabnya
Pandemi Covid-19 memang membuat banyak orang khawatir.
Tak terhindarkan, berbagai hal sering dikaitkan dengan penyakit tersebut.
• Artis Korea Ini Tinggalkan Orantua & Negara demi Mualaf, Dijodohkan Abdul Somad, Ayana Moon: Iklas
• Kisah Bas Wie,Anak Kupang Penumpang di Roda Pesawat,Ditolak Pemerintah Tapi Didukung Warga Australia
• Laudya Cynthia Gagal Jual Rumah Rp 12 M ke Anak Jokowi, Kini Isu Cerai Hingga Bangkrut, Ini Faktanya
• Tentara China Gunakan Senjata Mirip Biasa Digunakan Gengster, Pantas Banyak Prajurit India Tewas
Seperti baru-baru ini ketika viral seorang wanita tanpa busana terekam di jalanan kota surabaya.
Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita yang disebut stres, berkeliaran tanpa busana di jalanan Kota Surabaya.
Dari caption video yang tersebar, disebutkan bahwa wanita tersebut adalah seorang dokter gigi yang depresi karena suami dan anaknya meninggal akibat Covid-19.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Surabaya, dr Brahmana Askandar membenarkan bahwa wanita di video itu merupakan seorang dokter.

Namun, dia menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak terkait dengan wabah Covid-19.
"Betul memang dokter, tapi tidak ada hubungannya dengan Covid-19. Keluarganya masih sehat-sehat saja," ujar Brahmana singkat, Jumat (19/6/2020).
Mengutip KompasTV, hal serupa disampaikan Iis Hidayatai, salah satu ketua RT yang berada di lokasi tempat video itu diambil.
Iis membenarkan bahwa perempuan tersebut merupakan seorang dokter. Namun dia membantah kabar bahwa dokter tersebut telanjang karena depresi lantaran suami dan anaknya meninggal akibat virus corona.
Menurut Hidayati, suami dan anak dari perempuan tersebut saat ini dalam kondisi sehat dan berada di rumahnya.