News
Kepala Desa Raporendu-Ende Diisolasi Gara- gara Covid-19, Ode Madi Haris: Saya Baik-baik Saja
Sudah kurang lebih dua minggu, Ode Madi Haris pasien Covid-19 diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Ende.
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Benny Dasman
Laporan Wartawan Pos Kupang, Oris Goti
POS KUPANG, COM, ENDE - Sudah kurang lebih dua minggu, Ode Madi Haris pasien Covid-19 diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Ende.
Kepala Desa Raporendu Kecamatan Nangapanda ini, mengaku kondisinya baik-baik saja.
Ia mengaku mendapat pelayanan yang baik dari para tenaga medis.
"Saya apresiasi para petugas medis mereka layani kami dengan baik. Kami ada sembilan pasien Covid-19 di sini termasuk saya," ujar Ode ketika dihubungi via telepon, Kamis (11/6).
Haris meminta Pemda Ende dan warga Kabupaten Ende khususnya Nangapanda memerhatikan warga Dusun Numba Besar, Desa Raporendu.
Dusun Numba Besar menjadi sorotan publik karena pasein Covid-19 terbanyak dari Dusun tersebut. Hingga saat ini dari baru satu pasien Covid-19 asal Numba yang dinyatakan sembuh.
Sementara dua pasien lainnya yang sudah dinyatakan sembuh yakni Klaster Magetan asal Ende Timur dan Ende Selatan.
"Saya paham betul bagaimana situasi di sana karena saya juga tinggal di Numba. Tulis nama saya sebagai pasien Covid-19 tidak apa-apa, saya hanya minta tolong perhatikan warga saya di Numba Besar," ungkap Haris.
Haris mengatakan, pasca ada penelusuran Klaster Gowa di Numba Besar, warga Numba mulai mulai merasakan dampak sosial dan ekonomi, apalagi hampir semua klaster Gowa merupakan warga Numba dan kepala keluarga.
"Ekonomi mereka mandek, karena kepala keluarga dikarantina, anak-anak istri di rumah susah payah cari makan, mau keluar Numba juga tidak enak orang enggan dekat dan bergaul," ungkapnya.
Situasi kian buruk, kata Haris, ketika sudah ada pasien Covid-19 dari Numba Besar.
"Memang tidak semua positif, tetapi ketika yang dikarantina ini pulang ke rumah, mereka bisa bekerja cari ikan, sebagian besar kan nelayan, tapi mau jual kemana, siapa mau beli, orang takut dekat karena dari Numba," ungkapnya.
Oleh karena itu Haris sangat berharap, Pemda Ende dan warga memberi dukungan moril dan material untuk warga Numba.
Tracing
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Ende, dr Muna Fatma mengatakan Numba menjadi perhatian karena pasien Covid-19 paling banyak dari Numba.
Menurutnya, saat ini mereka masih melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat terkait bahaya Covid-19 kepada warga Numba sebelum melakukan tracing lanjutan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/2-ruangan-isolasi-pasien-covid-19-dibangun-di-kompleks-kantor-dinas-kesehatan-sikka.jpg)