Jumat, 1 Mei 2026

Zona Hijau di Malaka Bisa Jadi Zona Merah Kalau Abaikan Protokoler Kesehatan

Kapolda NTT, Irjen (Pol) Drs. Hamidin, menyatakan kebanggaannya karena wilayah Kabupaten Malaka masih zona hijau dari pandemi corona

Tayang:
Penulis: Edy Hayong | Editor: Ferry Ndoen
foto : Edi Hayong.
Kapolda NTT, Irjen (Pol) Drs. Hamidin berfoto bersama beberapa perwira dari Polda NTT, Kapolres Malaka, AKBP Albert Neno, Rabu (10/6) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM I BETUN---Kapolda NTT, Irjen (Pol) Drs. Hamidin, menyatakan kebanggaannya karena wilayah Kabupaten Malaka masih zona hijau dari pandemi corona atau covid19.

Akan tetapi, zona hijau ini bisa menjadi zona merah kalau warga tidak menaati aturan protokoler kesehatan walaupun nanti diterapkan New Normal.

Untuk itu, ini menjadi tugas bersama bukan saja pemerintah, aparat Polri dan TNI saja melakukan sosialisasi penerapan protokoler, tapi butuh kesadaran dari warga sendiri.

Kapolda NTT, Irjen (Pol) Drs. Hamidin menyampaikan ini ketika memimpin apel perdana di Mapolres Malaka pasca terbentuk Desember 2019 lalu, Rabu (10/6).

Turut hadir beberapa perwira dari Polda NTT, Kapolres Malaka, AKBP Albert Neno, para perwira lingkup Polres.

Dikatakan Kapolda, sekarang ini warga masih dihantui dengan pandemi covid19. Dirinya bersyukur karena  di Malaka masih hijau karena kerjasama yang sangat baik antara pemerintah, jajaran TNI dan Polri yang terus melakukan sosialisasi.

"Sekarang masuk tatanan baru atau oleh Presiden Jokowi menyebutnya dengab  New Normal. Ini tantangan apabila kita tidak masif dalam memberikan sosialisasi mengenai protokoler kesehatan maka akan berubah dari zona hijau ke zona merah," ujarnya.

Kuncinya, lanjut Kapolda Hamidin, selaku pimpinan Polda NTT memerintahkan Kapolres Malaka dan jajaran agar kegiatan sosialisasi yang sudah dilakukan selama ini tidak boleh berhenti.

"Saya perintahkan supaya senantiasa selalu sampaikan ke warga protokoler kesehatan dengan contoh situasi di zona merah seperti apa sehingga warga sadar untuk tetap menjaga kesehatan," katanya.

Dirinya berharap jajaran Polres Malaka menyampaikan pesan ke warga bahwa kalau ada keluarga yang ada di Jakarta atau Surabaya supaya jangan dulu pulang ke NTT khususnya Malaka.

"Bakti sosial lingkup Polri tetap dilanjutkan. Jangan cuma bagi sembako saja tapi berikan penerangan ke masyarakat mengenai bahaya covid ini. Bangun kesadaran warga, sampaikan kepada warga untuk jaga imunitas dengan makan makanan bergizi dan olahraga," pinta Kapolda.

Kapolda menambahkan, dampak ikutan dari pandemi corona ini, banyak warga tinggal di rumah, pabrik berskala besar di Kota-Kota melakukan PHK karyawan sehingga muncul pengangguran.

Ada mantan napi di asimilasi yang diduga bisa melakukan  kejahatan. Untuk itu, pinta Kapolda, jajaran Polri tetap melakukan patroli skala menengah dengan melibatkan personil di polsek dan polres.

"Apabila meningkat maka patroli besar. Dua hal yang dilakukan yakni  cegah covid dan kejahatan. Dalam patroli tetap   sosialisasi soal protap kesehatan agar daerah ini tetap zona hijau," kata Kapolda mengakhiri arahannya.

 
Area lampiran

 

BalasBalas ke semuaTeruskan

Kapolda NTT, Irjen (Pol) Drs. Hamidin berfoto bersama beberapa perwira dari Polda NTT, Kapolres Malaka, AKBP Albert Neno, Rabu (10/6)
Kapolda NTT, Irjen (Pol) Drs. Hamidin berfoto bersama beberapa perwira dari Polda NTT, Kapolres Malaka, AKBP Albert Neno, Rabu (10/6) (foto : Edi Hayong.)
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved