Pemda Matim dan Manggarai Gelar Rapat Koordinasi Perbatasan Kabupaten, Ini Yang Dibahas!
Dikatakan Sekda Manggarai, ada beberapa masalah yang pihaknya hadapi dalam kaitannya dengan penyesuaian ini.
Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
Pemda Matim dan Manggarai Gelar Rapat Koordinasi Perbatasan Kabupaten, Ini Yang Dibahas!
POS-KUPANG.COM | RUTENG--Dalam rangka membahas permasalahan dan isu-isu di wilayah perbatasan Kabupaten Manggarai Timur (Matim) dan Kabupaten Manggarai, Pemkap Matim melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Matim menyelenggarakan rapat koordinasi perbatasan kabupaten
Rapat ini terkait harmonisasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di kawasan perbatasan sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Republik Indonesia No. 8 Tahun 2017 tentang pedoman pemberian persetujuan substansi dalam rangka penetapan peraturan daerah tentang rencana tata ruang provinsi dan rencana tata ruang kabupaten dan kota.
Rapat ini berlangsung di ruang rapat kantor Bupati Matim yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Manggarai Timur Ir Boni Hasudungan dan Sekda Kabupaten Manggarai Drs. Jahang Fansi Aldus. Senin, (8/06/2020).
Adapun hal-hal yang dibahas dalam rapat ini yakni, pertama, rencana struktur ruang. Kedua, rencana pola ruang. Ketiga, rencana pengelolaan kawasan strategis dan daerah perbatasan.
Dalam siaran pers yang dikirim oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Matim kepada wartawan, Selasa (9/6/2020) Sekda Matim Ir. Boni Hasudungan pada kesempatan itu menjelaskan, tujuan rapat itu adalah untuk membahas permasalahan dan isu- isu rencana tata ruang wilayah perbatasan Kabupaten Manggarai Timur dan Kabupaten Manggarai.
Melalui rapat ini, jelas Sekda Matim, sebagai upaya untuk lebih mengefektifkan komunikasi dan menjalin serta memperkokoh kerjasama pembangunan antar wilayah perbatasan.
Kata sekda Matim, dokumen ini akan digunakan pada sat RTRW Kabupaten Matim dilakukan revisi atau penyesuaian. "Nanti dengan berita acara yang kita sepakati bersama, maka berita acara yang sah akan menentukan hari esok ketika kita melakukan penyesuaian atau perubahan wilayah tata ruang, ungkap sang Sekda,"jelas Sekda Boni.
"Kemarin tim kami dari Manggarai Timur melalui kepala Bappeda, dan Kadis PUPR Matim sudah melakukan pembahasan secara teknis di Ruteng. Hal-hal terkait pemanfaatan atau pola ruang perbatasan sudah disepakati bersama,"jelas Sekda Boni lagi.
Sekda Kabupaten Manggarai Drs. Jahang Fansi Aldus menjelaskan, di Kabupaten Manggarai dua tahun terakhir sudah ada rencana untuk melakukan penyesuaian revisi RTRW dan kami rencanakan pada tahun anggaran ini pada masa sidang berikutnya akan diajukan ke DPRD.
Dikatakan Sekda Manggarai, ada beberapa masalah yang pihaknya hadapi dalam kaitannya dengan penyesuaian ini. Salah satunya adalah melakukan koordinasi dengan Kabupaten Manggarai Timur.
"Kami sudah lakukan pertemuan teknis antara dinas PUPR Kabupaten Manggarai dan teman-teman perangkat daerah di Kabupaten Manggarai dan sudah mencapai beberapa kesepakatan penting yang hari ini akan dipresentasikan di depan kita semua,"jelasnya
Rapat yang kita laksanakan itu, lanjutnya, sangat menentukan untuk kelanjutan dari pada pembahasan pihaknya di DPRD. "Bapa Sekda Matim sudah menyiapkan, dokumen ini akan digunakan pada saat RTRW Kabupaten Manggarai Timur dilakukan revisi atau penyesuaian,"katanya
Diakhir rapat tersebut, kedua kabupaten langsung menandatangi surat berita acara perbatasan rencana tata ruang wilayah kabupaten Manggarai dengan kabupaten Manggarai Timur.
• Instruksi Pastoral Uskup Ruteng 13 Juni 2020 Gereja Dibuka,Ini Tata Caranya Untuk Cegah Covid-19
• Update Corona TTU : Bertambah 39, Jumlah PPDP di TTU Tembus Angka 3.931 Orang
• Perlu Tahu Tentang Air Tajin, Mirip Bentuknya Tapi Tidak Bisa Gantikan Fungsi ASI atau Susu
Turut hadir dalam rapat itu, Kadis PUPR Manggarai Sahadoen Silvester Zaldi, kepala Bapeda Matim Maksimus Ngkeros, Kadis Kominfo Matim Bonifasius Sai, Kadis BLHD Matim Donatus Datur, Kadis PMD Matim, Yoseph Durahi, Kadis Perhubungan Matim Gaspar Nanggar, dan Kadis Pertanian Matim Yohanes Sentis. Hadir pula, parah Staf Ahli Bupati dan para Asisten Sekda Matim. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/persiapan-rapat-koordinasi-perbatasan-kabupaten.jpg)