Tahun Ajaran Baru PKBM Pelihara Nagekeo Laksanakan Pembelajaran Berbasis Digital

tahun Ajaran 2020/2021 PKBM Pelihara Nagekeo melakukan layanan pembelajaran berbasis digital.

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Suasana kegiatan Sabtu Literasi di PKBM Pelihara Nagekeo di Mbay Kabupaten Nagekeo, Februari 2020. 

Tahun Ajaran Baru PKBM Pelihara Nagekeo Laksanakan Pembelajaran Berbasis Digital

POS-KUPANG.COM | MBAY --Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Pelihara Nagekeo menerima pendaftaran siswa baru tahun ajaran 2020/2021.

Solusi di tengah pandemi Covid- 2019, tahun Ajaran 2020/2021 PKBM Pelihara Nagekeo melakukan layanan pembelajaran berbasis digital.

Direktur Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pelihara, Oscar Meta, mengatakan situasi Pandemi Covid 19 menuntun pelaku dan penyelenggara Pendidikan harus berpikir inovasi.

Oscar Meta menyebutkan salah satu satuan pendidikan non formal PKBM Pelihara Nagekeo tahun ajaran 2020/2021 yang menyelenggarakan Pendidikan Non Formal (PNF) atau pendidikan Kesetaraan Paket A (SetaraSD), Paket B (Setara SMP) dan Paket C setara SMA akan menyelenggarakan pendidikan Kesetaraan Berbasis Digital dengan muatan khusus Teknologi Informasi dan Komputer Jaringan (TIKJ), Tata Boga, Tata Busana dan Otomotif.

"Untuk mendukung kelancaran pembelajaran tersebut warga belajar yang mendaftarkan diri untuk memilih belajar di PKBM Pelihara dan khusus yang tamat tahun ajaran 2019/2020 (tahun 2020) baik tamat SD dan tamat SMP yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang Paket B (SMP) dan Paket C ( SMA) akan dibagikan Tablet Android untuk sarana pembelajaran," ujar Oscar kepada POS-KUPANG.COM Senin (8/6/2020).

Ia menyebutkan adapun syaratnya yakni warga belajar/siswa Paket A, Paket B dan Paket C yang tamat tahun 2020 cukup membayar uang kontribusi pembangunan Rp 1.250.000 rupiah dan akan mendapatkan tablet android.

Ia menyatakan kontribusi lembangunan sebesar Rp 1.250.000 rupiah tersebut hanya dibayar satu kali selama mengikuti kegiatan pembelajaran di PKBM Pelihara yakni selama 3 tahun (Kelas 1,2,3 Paket B (SMP) dan Paket C (SMA) hanya dibayar awal masuk sebesar Rp 1.250.000.

Lanjutnya, sedangkan bagi warga belajar atau siswa yang putus sekolah atau bukan tamat di tahun 2020 cukup membayar kontribusi pembangunan Rp 1.500.000 rupiah dan mendapatkan tablet android.

"Pembayaran Rp 1.500.000 rupiah tersebut sama seperti yang tamat tahun 2020 yakni pembayaran kontribusi pembangunan hanya satu kali diawal masuk sampai tamat (3 tahun, kelas 1,2,3) dan mendapatkan tablet android," ungkapnya.

Ia menyatakan dari sisi pembiayaan pasti sangat murah karena pembayaran satu kali dan siswa-siswi mendapatkan tablet android sampai tamat sekolah.

Ia menegaskan namun murah pembiayaan tidak berati murah pula kualitas ilmu yang didapat, kualitas ilmu pendidikan yang didapat siswa-siswi selama belajar di PKBM Pelihara yakin bisa bersaing dengan sekolah-sekolah formal yang ada di Nagekeo bahkan di NTT.

"Karena tenaga pendidik dan tenaga instruktur untuk muatan khusus di PKBM Pelihara sangat berkompeten sesuai basic pendidikan yang akan diampuh," jelasnya.

Ia menyatakan adapun kualifikasi tenaga pendidik dan instruktur yakni S1 dan S2. Pembelajaran di PKBM Pelihara dengan skema 3 hari KBM (Tatap Muka, Tutorial atau pembelajaran teori dan 3 hari Praktek).

Ia menyampaikan sarana prasarana pendukung kegiatan pembelajaran milik PKBM Pelihara Nagekeo, diantaranya ruang belajar Lab komputer, Lab. Tata Boga, Lab.Tata Busana.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved