Pemberlakukan New Normal,Tren Kasus Positif NTT Bergerak di Bawah Setengah Angka Kasus Tertinggi

tiga dan lima kasus dalam dua hari terakhir, pada Senin (1/6/2020), Gugus Tugas Covid-19 NTT melaporkan tidak ada kasus baru.

POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
DOMINIKUS—Sekretaris 1 Gugus Tugas Covid-19 NTT, drg. Dominikus Minggu Mere saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi NTT. Senin 1 Juni 2020. 

Pemberlakukan New Normal, Tren Kasus Positif NTT Bergerak di Bawah Setengah Angka Kasus Tertinggi

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Trem kasus positif Covid-19 di Provinsi Nusa Tenggara Timur bergerak lambat. Setelah berturut turut bertambah tiga dan lima kasus dalam dua hari terakhir, pada Senin (1/6/2020), Gugus Tugas Covid-19 NTT melaporkan tidak ada kasus baru. 

Berdasarkan pemeriksaan terhadap 46 spesimen sampel swab yang diperiksa di laboratorium Biomolekuler RSUD Prof WZ Johannes Kupang pada hari tersebut, tidak ada sampel yang dinyatakan positif. Semua sampel tersenut berasal dari tiga rumah sakit di Kota Kupang; RST Wirasakti, RSU SK Lerik dan RSUD Prof WZ Johannes Kupang. 

"Dari 46 spesimen swab yang diperiksa, hari ini tidak ada yang positif. Semuanya negatif," ujar Sekretaris 1 Gugus Tugas Covid-19 NTT drg Dominikus Minggu Mere kepada wartawan pada Senin (1/6/2020) sore. 

Ia menjelaskan, dengan tren tersebut maka terbaca bahwa data pertambahan rata rata angka kasus positif Covid-19 di NTT satu pekan terakhir berkisar di bawah angka setengah total jumlah kasus tertinggi. 

"Dengan keadaan seperti sekarang, kita sebetulnya, kejadian rata rata itu hanya setengah dari jumlah kasus tertinggi," ujarnya. 

Kasus tertinggi untuk provinsi NTT, kata Minggu Mere terjadi pada 10 Mei 2020 dan 13 Mei 2020 dengan penambahan 12 kasus dalam satu hari. "Pemberlakukan ke New normal itu setengah dari batas kasus tertinggi," paparnya. 

Hal itu, seakan menjustifikasi keputusan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menetapkan pemberlakuan New Normal atau Kehidupan Normal Baru di wilayah NTT mulai pada 15 Juni 2020 sebagaimana ditegaskan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat usai rapat koordinasi dengan para Bupati dan Walikota Kupang secara daring. 

Gugus Tugas Covid-19 NTT Akan Sampaikan Protokol Untuk New Normal Kepada Masyarakat

Simak Anjuran Dokter Ini Terkait Tips Praktis untuk Menurunkan Berat Badan

Meski demikian, dengan munculnya kasus transmisi lokal di Kabupaten Ende membawa konsekuensi wilayah sebaran transmisi lokal menjadi dua daerah/kabupaten, setelah sebelumnya Kota Kupang. Apalagi, jumlah OTG dan ODP yang cukup tinggi di wilayah tersebut. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved