Breaking News:

BLT Dana Desa Bukan untuk Berjudi dan Beli Rokok

pesan lainnya adalah BLT ini merupakan hak warga untuk mendapatkannya. Tapi ingat, ada juga punya kewajiban.

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
ISTIMEWA
ILUSTRASI DANA DESA 

BLT Dana Desa Bukan untuk Berjudi dan Beli Rokok

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Pemerintah Desa (Pemdes) Renduwawo Kecamatan Aesesa Selatan Kabupaten Nagekeo menyalurkan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD).

Penyaluran BLT DD tersebut dilaksanakan di Kantor Desa Renduwawo, Sabtu (30/5/2020).

Jumlah penerima BLT DD yaitu 41 Kepala Keluarga dan total dana yang disalurkan sebesar 49.200.000 rupiah. Per KK berhak mendapatkan uang tunai sebesar 1.200.000 rupiah untuk bulan April dan Mei. Sedangkan untuk bulan Juni akan dicairkan kemudian.

Kepala Desa Renduwawo, Theodorus Aru, mengingatkan masyarakat penerima BLT DD untuk memanfaatkan uang tersebut dengan sebaik-sebaiknya.

Belikan kebutuhan yang sangat urgen dan harus hidup hemat dengan apa yang ada.

"BLT Dana Desa ini untuk membelanjakan kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng. Jadi belanja berdasarkan kebutuhan, bukan kesenangan. BLT ini tidak boleh digunakan untuk beli rokok, judi, urus perkara atau urusan budaya, tapi untuk beli sembako," tegas Kades Theodorus.

Ia menyatakan pencairan BLT DD ini sebagai bentuk tindak lanjut dari Permendes nomor 6 tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Nomor 11 tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2020.

"Manfaat uang BLT ini untuk membeli kebutuhan pokok," jelasnya.

Ia menyampaikan pesan lainnya adalah BLT ini merupakan hak warga untuk mendapatkannya. Tapi ingat, ada juga punya kewajiban.

"Menuntut hak, tapi ada kewajiban. Kewajiban seperti yang sudah pernah saya sampaikan yaitu pagar umum. Pagar umum wajib di kerjakan oleh masyarakat agar ternak jangan berkeliaran sembarangan, masuk di kintal rumah atau kapling. Jika ini terjadi maka potensi konflik akan terjadi, seperti ternak makan tanaman warga lainya dan warga yang menjadi korban tersebut merasa di rugikan da bisa mengambil tindakan sendiri seperti langsung menikam ternak tersebut. Ini yang akan menyebabkan konflik horisontal. Jadi kerja pagar umum itu wajib dilakukan," pesan dia.

Putu Gede : Nilai Pancasila Harus Tertanam Pada Siswa Sejak Dini

Ia menyatakan Hari Senin 1 Juni 2020, kita wajib menaikan bendera mulai dari jam 06:00 - 18:00 Wita, sebagai peringatan hari lahirnya Pancasila.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved