Sabtu, 25 April 2026

Ambisi Besar China di LCS , Negeri Tirai Bambu Sudah Siapkan ini Bila Amerika Macam-macam

Setelah mengklaim sepihak sejumlah pulau-pulau di wilayah, negeri Tirai Bambu itu pun langsung membangun dengan cepat semua fasilitas militer termasuk

Editor: Alfred Dama
via Intisaroi.grid.id
Presiden China, Xi Jinping saat menghadiri latihan militer di Laut China Selatan pada Kamis (13/4/20 

Ambisi Besar China di LCS , Negeri Tirai Bambu Sudah Siapkan ini Bila Amerika Macam-macam

POS KUPANG.COM --  Chinas ternyata sudah lama memperisiapkan segala infrastruktur termasuk fasilitas militer di Laut China Selatan atau LCS

Setelah mengklaim sepihak sejumlah pulau-pulau di wilayah, negeri Tirai Bambu itu pun langsung membangun dengan cepat semua fasilitas militer termasuk barak basukan dan fasilitas kontrol pengawasan udara di wilayah itu 

Sementara Amerika Serikat menunudu klaim China di LCS tidak mendasar dan akan menganggu navigasi internasional

Untuk itu, Amerika kerap mengerahkan armanda laut Pasifik untuk melakukan patroli yang biasa disebut  Operasi Kebebasan Navigasi di Laut China Selatan

Kapal Induk pertama China, Liaoning
Kapal Induk pertama China, Liaoning (Tribunnews)

Sementara itu, Indonesia dengan kekuatan militer TNI juga tidak tinggal diam

Guna mengantisipasi ancaman di Laut Natuna Utara uang berhimpitan degan Laut China Selatan , TNI juga sudah membangun kekutan yang bersifat komplit di Natuna

China mulai melancarkan rencana yang telah disusun sejak lama untuk menguasai Laut China Selatan, wilayah yang secara resmi bukan miliknya.

Akhirnya Terbongkar Cara China Menangi Persaingan di Laut China Selatan

Hal tersebut tentu membuat negara tetangga kebakaran jenggot, sehingga konflik dengan negara tetangga yang sempat mereda pun kini mulai membara lagi.

Beijing telah membuat rencana untuk zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ) di Laut China Selatan sejak 2010.

Pada tahun yang sama China mengatakan sedang mempertimbangkan pengenalan kontrol wilayah udara yang sama di atas Laut China Timur dalam suatu langkah yang banyak dikritik negara lain.

Dilansir dari South China Morning Post, ADIZ yang diusulkan China meliputi rantai pulau Pratas  , Paracel , dan Spratly di jalur air yang disengketakan.

Seorang sumber dari Tentara Pembebasan Rakyat bilang rencana untuk zona itu sama tuanya dengan rencana untuk ADIZ di Laut Cina Timur yang menurut Beijing dipertimbangkan pada 2010 dan diperkenalkan pada 2013.

Sang sumber menambahkan bahwa otoritas China sedang menunggu waktu yang tepat untuk mengumumkannya.

Meski Beijing terlihat enggan membicarakan hal ini, Kementerian Pertahanan Taiwan justru mengatakan pada 4 Mei bahwa mereka sudah mengetahui rencana China daratan ini.

Kapal Induk Amerika bersama gugur tempur hadir di Laut China Selatan
Kapal Induk Amerika bersama gugur tempur hadir di Laut China Selatan (US Navy via Diplomat)
Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved