Sabtu, 11 April 2026

Bupati Belu, Willy Lay Menyambut Baik PMI Pulang ke Belu

pemerintah dan masyarakat Belu siap menerima kedatangan para PMI asal Belu karena mereka adalah warga Belu dan hendak pulang ke kampung halamannya.

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/TENIS JENAHAS
Bupati Belu, Willybrodus Lay 

Bupati Belu, Willy Lay Menyambut Baik PMI Pulang ke Belu

POS KUPANG.COM| ATAMBUA--Bupati Belu, Willybrodus Lay, S.H menyambut dengan baik para Pekerja Imigran Indonesia (PMI) asal Belu yang hendak pulang ke Belu walaupun mereka pulang dalam situasi pademi covid-19.

Sebagai warga Belu, kapan saja bisa pulang ke kampung halamannya dan pemerintah siap menerima mereka dengan baik. Dan tentunya, di tengah situasi Covid-19 ini, semua warga dihimbau agar selalu waspada dan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan covid-19

Hal itu dikatakan Bupati Belu, Willybrodus Lay kepada Pos Kupang.Com saat dikonfirmasi, Rabu (27/5/2020).

Dikatakannya, pemerintah dan masyarakat Belu siap menerima kedatangan para PMI asal Belu karena mereka adalah warga Belu dan hendak pulang ke kampung halamannya.

"Sebagai warga Belu kita siap terima, ini rumah kalian kapan saja mau pulang silahkan. Kami akan terima dengan baik", pinta Bupati Willy Lay.

Terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Belu
Laurens Kiik Nahak kepada Pos Kupang.Com mengatakan, Pemerintah Kabupaten Belu melalui Dinas Nakertrans sudah mendapatkan informasi terkait rencana pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Belu.

Sesuai informasi dari Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), jumlah PMI asal Kabupaten Belu sebanyak empat orang.

Saat ini keempat PMI asal Belu masih menjalani karantina di Mandiri di Tanjung Pinang. Dinas belum mendapat informasi terbaru terkait tanggal keberangkatan keempat PMI dari Tanjung Pinang ke NTT.

Terkait dengan pemulangan empat PMI tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan agar melakukan pengawasan saat tiba di tempat tujuan yakni di Kupang.

"Saya sudah koordinasi dengan Dinas Kesehatan supaya lakukan pengawasan terhadap empat pekerja migran itu dan mereka status ODP", kata Laurens.

Sambung Laurens, pemerintah tidak melakukan penjemputan khusus bagi keempat PMI tersebut. Pemerintah melalui tim gugus tugas akan monitor kedatangan mereka dari tempat keberangkatan hingga tempat tujuan karena mereka adalah warga Belu.

Alumni SMAK Setia Bakti Ruteng Sumbangkan Masker untuk Pedagang di Kota Ruteng

Cegah Covid-19, 60 Personil Polres Manggarai Jalani Rapid Test dan Ini Hasilnya!

Iren Suciadi Minta Pencari Kerja di Lembata Manfaatkan Kartu Pra Kerja

Selanjutnya, saat tiba di Kabupaten Belu, mereka tetap mengikuti protokol kesehatan yang berlaku seperti, pemeriksaan kesehatan di posko pencegahan covid-19 yang berada di pintu batas Kabupaten Belu.

Selanjutnya mengikuti karantina mandiri di rumah masing-masing dalam pengawasan petugas medis.

Walaupun hasil pemeriksaan rapid tes bahwa mereka negatif namun tetap dalam pengawasan karena riwayat perjalanan mereka dari daerah zona merah. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved