Besok Bupati Tahun Launching Penyaluran BLT Dana Desa Di TTS
saya launching penyaluran BLT Dana Desa di Kesetnana. Setelah itu, desa-desa lain yang sudah menyelesaikan administrasinya bisa menyalurkan BLT Dana D
Penulis: Dion Kota | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota
POS-KUPANG.COM | SOE - Besok, Jumat (30/5/2020) bertempat di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Bupati TTS, Egusem Piether Tahun dijadwalkan akan melakukan launching penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa. Penyaluran BLT senilai 600 ribu per KK ini merupakan BLT untuk bulan April.
" Besok pagi, saya launching penyaluran BLT Dana Desa di Kesetnana. Setelah itu, desa-desa lain yang sudah menyelesaikan administrasinya bisa menyalurkan BLT Dana Desanya," ungkap Bupati Tahun melalui pesan WhatsApp, Kamis (29/5/2020).
Terpisah, Sekertaris Desa Kesetnana, Yustus Tefa yang dijumpai di ruang kerjanya membenarkan jika besok, launching penyaluran BLT akan berlangsung di Desa Kesetnana. Sebanyak 144 KK akan menerima BLT senilai 600 per KK untuk bulan April.
Namun sayangnya, hingga kini Pemerintah Desa Kesetnana masih sibuk memverifikasi kembali data penerima BLT guna menghindari terjadinya pendoubelan.
" Total semua ada 144 KK, tapi kita masih verifikasi kembali datanya, jika ada penerimaan yang sudah menerima BST maka akan kita keluarkan dan ganti dengan KK lain yang memenuhi kategori," ujar Yustus.
Dirinya mengatakan, pasca dikeluarkan peraturan menteri terbaru dimana BLT ditambah menjadi enam bulan, dengan besaran tiga bulan terakhir turun menjadi 300 ribu per bulan maka pihaknya harus kembali melakukan revisi APBDes guna mengakomodir kebijakan terbaru tersebut.
Dengan adanya peraturan baru tersebut, maka dana desa yang digelontorkan untuk BLT di desa Kesetnana hampir mencapai Rp. 388.800.000.
" Awalnya kita alokasikan Rp. 259.200.000 untuk bukan April hingga Juni. Tapi ada penambahan tiga bulan lagi sehingga anggarannya naik hampir mencapai 400 juta," jelasnya.
Terpisah, Kepala Desa Oebelo, Kecamatan Amanuban Selatan, Eustakheus Leonard yang dikonfirmasi terkait penyaluran BLT dana desa mengaku, pihaknya masih disibukkan dengan verifikasi data penerima BLT. Pasalnya, akibat tidak adanya koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan desa, nama penerima BLT dana desa ternyata ada juga yang masuk sebagai penerima BST.
• Tingkatkan Pelayanan, Rutan Kelas IIB Kupang Buka Layanan Terpadu
Oleh sebab itu, saat ini pemerintah desa sedang melihat kembali nama penerima BLT guna mengeluarkan nama yang sudah menerima BST agar tidak terjadi pendoubelan.
" Belum kakak, ini masih verifikasi kembali data penerima BLT dana desa agar tidak terjadi pendoubelan. Kita di Desa Oebelo alokasikan BLT dana desa untuk 200-an KK penerimaan," terangnya. (din)