Ikatan Keluarga Manggarai Raya Peduli Keluarga & Mahasiswa/i Yang Terdampak Covid -19

kebudayaan Manggarai yang sarat akan makna filosofis serentak sebagai representasi seruan moral untuk menyatukan sesama.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/VINSEN HULER
Ikatan Keluarga Manggarai Raya ( IKMR) bekerjasama dengan Koperasi Ranaka melaksanakan kegiatan berbagi kasih, Minggu (24/5/2020) di Kantor Koperasi Ranaka. 

Ikatan Keluarga Manggarai Raya Peduli Keluarga & Mahasiswa/i Yang Terdampak Covid -19

POS KUPANG.COM| KUPANG-- Ikatan Keluarga Manggarai Raya ( IKMR) bekerjasama dengan Koperasi Ranaka melaksanakan kegiatan berbagi kasih dibawah tema bertajuk " Toto Nai Mongko Dite Ka, Eng Golo. Ai Le Nai Ca Anggit Agu Tuka Ca Leleng ( Sebagai Manusia Kita Saling Berbagi Kasih Wujud Nyata Dari Kebersamaan).

Toto Nai Mongko Dite Ka, Eng Golo. Ai Le Nai Ca Anggit Agu Tuka Ca Leleng, yang merupakan narasi khas kebudayaan Manggarai yang sarat akan makna filosofis serentak sebagai representasi seruan moral untuk menyatukan sesama.

"Toto Nai Mongko Dite Ka, Eng Golo. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, berarti kita memberi dari ketulusan hati yang bersih dan murni tanpa ada embel-embel. Kita harus bersatu padu untuk bersama-sama memerangi Covid-19. Harapannya bahwa keluarga Manggarai, harus bisa mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah dengan memakai masker, menghindari kerumunan, mencuci tangan dan melakukan social Distanching," demikian disampaikan Ketua Satgas Covid-19 IKMR, Maksi Gurang, Minggu ( 24/5/ 2020) di kantor Koperasi Ranaka.

Sedangkan, " Ai Le Nai Ca Anggit Agu Tuka Ca Leleng," kata pria yang menjabat sebagai Satgas Covid-19 IKMR, jika ditilik dari makna filosofis dalam tradisi kebudayaan Manggarai diterjemahkan sebagai ungkapan, mari kita bersatu padu antara hati pikiran, perasaan dan kehendak untuk saling berbagi serta saling membantu.

Dengan bertitik tolak dari latar belakang kontekstual pandemi Corona Virus Disease ( Covid-19) yang terjadi, sekaligus seruan dalam tutur adat yang mengilhami, ujar Maksi Gurang, maka komunitas ikatan Manggarai Raya melalui Satgas Covid-19 IKMR, berinisiatif untuk menghimpun beras maupun uang untuk membantu setiap keluarga warga Manggarai Raya yang ada di Kupang.

Bantuan, katanya, secara khusus buruh kasar, tukang ojek dan yang kemudian yang di PHK dari perusahaan tempatnya bekerja maupun anak-anak mahasiswa/i yang sangat terdampak pandemi Covid-19.

Menurut Maksi, hingga Sabtu kemarin, total paket yang berhasil dihimpun sebanyak 106 paket, jadi berasnya kurang lebih sekitar 1 Ton, 40 Kilogram.

Dari total paket yang telah terhimpun itu, jelas Maksi, didistribusikan kepada 85 Kepala Keluarga dan 44 mahasiswa/i bedasarkan data yang kami himpun dari 52 kelurahan.

" Sifatnya adalah keluarga besar Manggarai Raya yang ada di Kupang ( IKMR) itu, memberikan rasa kepedulian dan membagi kasih dalam bentuk bingkisan kasih, walaupun hanya berupa 10 kilogram beras bagi keluarga. Sedangkan, untuk mahasiswanya 5 kilogram beras," ujarnya.

Kegiatan berbagi kasih ini, Kata Maksi Gurang, didasarkan oleh rasa kepedulian dan membagi kasih. Pemberian ini bukan karena kelebihan melainkan berasal dari kekurangan yang dimiliki guna membantu keluarga Manggarai yang terdampak covid-19.

Maksi katakan, Kami sangat mengharapkan, kalau memang memungkinkan, ada sumbangan dari keluarga Manggarai yang siap membantu menyumbang bantuan beras, bisa melalui satgas Covid-19 bekerja sama dengan koperasi simpan pinjam Ranaka.

Senada dengan apa yang disampaikan Maksi, ketua Ikatan Keluarga Manggarai Raya, Drs. Nahas Martinus dalam kata sambutannya mengatakan, Ini soal kepedulian. Kita memperhatikan saudara-saudara kita bukan karena kelebihan. Apa yang kami berikan jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan tetapi dilihat bahwa kita saling mengasihi.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Dedi Lapu, wakil ketua satgas Covid-19 IKMR dan juga sebagai kader dari Partai Hanura, mengucapkan limpah terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan sumbangan dalam bentuk apapun untuk menyukseskan kegiatan.

Terlebih khusus, kata Dedy, saya ucapkan terimakasih kepada bapak Ansy Lema dan DPD Hanura Provinsi NTT yang telah memberikan banyak sumbangan kepada kami selaku satgas Covid-19 yang bekerjasama dengan koperasi Ranaka.

Seorang Pemuda Terkapar Tak Sadarkan Diri di Sekitar Kompleks Perumahan Warga di Jalan Bundaran PU

Hasil Swab Test Pasien Corona 02 Negatif, Pasien 01 Masih Positif

Selain itu, sambung Dedi, tak lupa pula dirinya menyampaikan terima kasih kepada warga Manggarai di Kupang yang telah peduli memberikan sumbangan berupa beras dan uang.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Vinsen Huler)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved