Kamis, 4 Juni 2026

Gegara Motor, Nama Jokowi Hits Seketika, Ferdinand Hutahaen Sindir Bambang Soesatyo Minta Bayar Ini

Gegara Motor, Nama Jokowi Hits Seketika, Ferdinand Hutahaen Sindir Bambang Soesatyo Minta Bayar Ini

Tayang:
Editor: maria anitoda
ISTIMEWA/Tribunjambi.com
Gegara Motor, Nama Jokowi Hits Seketika, Ferdinand Hutahaen Sindir Bambang Soesatyo Minta Bayar Ini 

POS-KUPANG.COM - Gegara Motor, Nama Jokowi Hits Seketika, Ferdinand Hutahaen Sindir Bambang Soesatyo Minta Bayar Ini

Puluhan pejabat yang ikut dalam lelang pun tertipu. M Nuh sempat diamankan Polda Jambi, namun tidak sampai ditahan.

Kasus ngeprank ala M Nuh tersebut berawal saat konser amal bertajuk “Berbagi kasih Bersama Bimbo” pada Minggu (17/5/2020) malam.

Lebaran Hari Raya Idul Fitri Hari Sabtu Apa Minggu? Ini Versi Muhammadiyah, Kalender & Pemerintah

Libra dan 5 Zodiak Ini Rindukan Pelukan dan Cinta Lama Tak Disayang-sayang, Kamu Termasuk?

Tim Gugus Tugas Covid-19 Sikka Kirim Lagi 65 Sampel Swab ke Kupang

Mata Najwa Tadi Malam, Bima Arya Marah Sampai Teriak ke Emak-emak Begini, Najwa Shihab Jengkel

Pada gelaran itu, motor listrik Presiden Jokowi dilelang untuk penggalangan dana korban Virus Corona atau COVID-19.

Motor listrik nasional Gesits buatan Institut Teknologi Surabaya itu diproduksi oleh Garansindo.

Motor yang harga pasarannya dibanderol sekitar Rp 24 jutaan itu melonjak karena pernah dijajal dan ada bubuhan tanda tangan Jokowi.

Lelang motor listrik itu pun putus pada angka Rp 2,550 miliar.

Karena tawarannya cukup tinggi, pihak panitia akhirnya memutuskan motor tersebut jatuh ke tangan M Nuh, yang sebelumnya santer diberitakan sebagai pengusaha dari Kampung Manggis, Kota Jambi.

Penawaran M Nuh berhasil mengalahkan tawaran pengusaha dan tokoh-tokoh lain.

Sebut saja seperti pengusaha Manado, Gabriele Mowengkang yang menawarkan harga Rp 2,5 miliar, politisi PDIP Maruara Sirait Rp 2,2 miliar, dan Warren Tanoe Soedibyo Rp 1,550 miliar.

Namun, setelah ditunggu-tunggu pria tersebut tak melakukan pembayaran seperti yang dijanjikannya hingga akhirnya M Nuh ditangkap polisi.

Bukan Pengusaha

M Nuh ditangkap aparat Polda Jambi pada Kamis (20/5/2020) dini hari.

Berdasarkan hasil penelusuran, M Nuh ternyata bukanlah seorang pengusaha.

Ternyata, pria itu hanyalah warga biasa yang tinggal di Kelurahan Sungai Asam, Kecamatan Pasar Jambi.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved