Rabu, 22 April 2026

News

Kapal Mati Mesin Saat Melaut, Basarnas Selamatkan Nyawa Empat Nelayan dari Maut, Ini Kronologinya

Basarnas Maumere yang menerima laporan dari Nahkoda Kapal, Arif via telephone selulernya sekitar pukul 21.05 wita langsung bergerak ke lokasi.

Penulis: Aris Ninu | Editor: Benny Dasman
POS-KUPANG.COM/ARIS NINU
Tim Basarnas Maumere dalam operasi menyelamatkan 4 nelayan Sikka di Perairan Waturia, Sikka 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Aris Ninu

POS KUPANG, COM, MAUMERE - Basarnas Maumere kembali menyelamatkan 4 orang nelayan Sikka, Minggu (17/5) malam. Para nelayan berhasil diselamatkan petugas setelah menerima laporan kecelakaan kapal.

Kasus itu terjadi setelah, kapal mengalami mati mesin di perairan Waturia, Kabupaten Sikka pada koordinat 08 29'24.70" S-122 08'2.80" E dengan jarak 7.83 NM Radial 328.95 dari Pelabuhan Wuring, Maumere.

Basarnas Maumere yang menerima laporan dari Nahkoda Kapal, Arif via telephone selulernya sekitar pukul 21.05 wita langsung bergerak ke lokasi.

Di lokasi tim mengidentifikasi kapal bernama Gelora Sikka jenis kapal fiber alias kapal nelayan dengan Rute Beru-Perairan Waturia.

Sesuai kronologis kejadian kepada Tim Basarnas diungkapkan, sekitar pukul 16.00 Wita, tanggal 17 Mei 2020 Kapal Gelora Sikka berangkat menuju perairan Waturia untuk mencari ikan dan mengalami mati mesin pada 20.20/H pada koordinat 08 29'24.70" S -122 08'02.80" E dengan Radial 328.95 dan Jarak 7.83 NM (Perairan Waturia)

Data korban yang berhasil selamatkan petugas, yakni Adi (36); Adi (14); Iwan (38) dan Arief (38).

Aksi yang telah dilaksanakan saat di lokasi, yakni pada TW 0517 2155/H telah dikoordinasikan dengan Instansi Potensi SAR seperti Lanal Maumere, Dit Polair Polda NTT, Polair Sikka dan pada pukul 22.10 wita diberangkatkan Tim Rescue Kansar Maumere berjumlah 5 (lima) orang menuju LKK dengan menggunakan 1 (satu) Unit RIB 500 PK Kansar Maumere Dilengkapi Palsar Air Lainnya Guna Melaksanakan Opsar.

Unsur yang terlibat, yakni Kansar Maumere, Lanal Maumere, Polairud Maumere dan Perahu Keluarga korban.

Hasil operasi setelah tim menemukan kapal yang mengalami mati mesin, ABK kapal sementara mencoba melakukan perbaikan dan mesin berhasil dihidupkan.

Tetapi para ABK meminta untuk didampingi hingga sandar di tempat yang aman dan diputuskan untuk menuju Waturia. Kapal Gelora Sikka beserta 4 ABKnya berhasil sandar di Waturia dalam keadaan selamat. *

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved