Tenaga Medis di Kabupaten Mabar Negatif Covid-19
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, Paulus Mami mengatakan, tenaga medis di daerah itu sejauh ini terkonfirmasi negatif Covid-19
Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Paulus Mami mengatakan, tenaga medis di daerah itu sejauh ini terkonfirmasi negatif Covid-19.
Hal tersebut diungkapkannya, saat ditanya apakah tenaga medis yang rentan terpapar Covid-19 sudah menjalani Rapid Tes atau belum.
Dijelaskannya, di wilayah Lembor yang memiliki pasien positif Covid-19 terbanyak di daerah itu, semua tenaga medisnya telah menjalani rapid test dan terkonfirmasi negatif.
• BREAKING NEWS: Positif Covid-19 NTT Bertambah 9 Kasus, Sumbangan Cluster Gowa dan STT Sangkakala
"Sementara ini aman-aman saja, karena itu hari dilakukan rapid tes, dan mereka semuanya negatif di Lembor itu ada 92 orang yang rapid dan terkonfirmasi negatif, jadi kita tidak ada yang transimisi lokal. Tidak ada," ungkapnya.
Sedangkan di RSUD Komodo Labuan Bajo, lanjut Paulus, sebagian besar tenaga medis di rumah sakit rujukan Covid-19 itu telah menjalani rapid tes dan terkonfirmasi negatif.
• Update Perkembangan Covid-19 di Kota Kupang
"Ada juga yang belum, karena di RSUD Komodo Labuan Bajo, kan pasien Covid-19 sehat, dan tidak setiap hari ketemu mereka, saat tertentu saja ketemu mereka. Kecuali ada keluhan," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), belum menyediakan tempat untuk melakukan rapid tes bagi warg yang ingin melakukan perjalanan ke luar wilayah itu.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mabar, Paulus Mami saat dihubungi POS-KUPANG.COM, Minggu (17/5/2020) malam.
"Kali lalu di pelabuhan, sekarang kami belum tentukan. Besok mungkin baru kami kasih kepastian," ungkap Paulus.
Saat ini, lanjut Paulus, Pemerintah Kabupaten Mabar memiliki stok sebanyak 850 rapid test.
Namun demikian, alat rapid tes diprioritaskan kepada warga yang memiliki kontak langsung dengan 12 pasien positif Covid-19 di daerah itu.
"Kalau PP (pelaku perjalanan) kami selektif, bila memiliki gejala maka kami akan rapid tes L. Karena tim kami sedang kerja di masyarakat, sedang rapid test keluarga yang OTG (terkonfirmasi positif Covid-19) itu," katanya.
Diakui Paulus, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat provinsi agar tempat rapid test bagi warga dapat segera diadakan.
"Karena kami selektif. Jadi nanti tinggal kami tentukan tempat di mana dan siapkan tim. Kalau Pelaku perjalanan kami selektif, bila memiliki gejala maka kami akan rapid tes," ujarnya.
Menurut Paulus, bagi warga yang ingin melakukan rapid tes secara mandiri untuk kepentingannya, kata Paulus, dapat dilakukan di RS Siloam Labuan Bajo. "Kan di RS Siloam Labuan Bajo ada," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Assale Viana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/5-pasien-positif-covid-19-di-rs-siloam-labuan-bajo-dipindahkan.jpg)