Koperasi TKBM Tenau Bagi Sembako Kepada 328 Tenaga Kerja Bongkar Muatan

Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat ( TKBM) Pelabuhan Tenau Kupang membagikan paket sembako

POS-KUPANG.COM/VINSEN HULER
Ketua Koperasi TKBM, Viktoria Wewo, dalam kegiatan pembagian sembako bertajuk " Koperasi TKBM Tenau Kupang Peduli Covid-19, Sabtu ( 16/5/2020) di Tenau 

POS-KUPANG.COM| KUPANG- Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat ( TKBM) Pelabuhan Tenau Kupang membagikan paket sembako sebagai bentuk kepedulian terhadap keluhan 328 pekerja TKBM, secara khusus para Pekerja Upah Harian yang terdampak Covid-19.

" Satu bentuk kepedulian pengurus terhadap anggotanya adalah dengan memberikan bantuan sembako, dengan harapan kita bisa hidup di tengah kondisi yang kurang menguntungkan seperti sekarang ini,"

Demikian disampaikan Ketua Koperasi TKBM, Viktoria Wewo, dalam kegiatan pembagian sembako bertajuk " Koperasi TKBM Tenau Kupang Peduli Covid-19, Sabtu ( 16/5/2020) di Tenau.

Umat Hindu NTT Peduli Covid-19, Donasikan Bahan Medik Untuk Rumah Sakit dan APD untuk Warga

Dikatakan Viktoria, semenjak merebaknya Corona Virus Disease ( Covid-19) mengakibatkan berkurangnya volume kerja para Buruh Bongkar Muatan dan menurunnya aktivitas bongkar muatan barang dari Surabaya ke Kupang.

Pengurangan Volume kerja ini disebabkan karena dari Surabaya sendiri, kata Viktoria, terjadi pengurangan bongkar muatan ke Kupang dan hal ini tentunya secara otomatis menyebabkan pendapatan para Pekerja Bongkar Muatan di pelabuhan Tenau juga berkurang.

Bupati Bria Seran Sebut Penutupan Pintu Batas Kabupaten Kewenangan Pemprov NTT

Selain itu urai Viktoria, apabila dalam situasi normal, jika tidak ada kegiatan atau sepi kapal, biasanya para pekerja upah harian menggunakan waktu luang mereka untuk bekerja serabutan di luar dengan menjadi Sopir, tukang dan lain -lain. Akan tetapi, karena ada pembatasan kegiatan di luar rumah, maka secara otomatis mereka bergantung pada arus kedatangan kapal.

Dikatakan Viktoria, ketika lembaga melihat keadaan ini dan mendengar keluhan dari anggota TKBM, maka selaku pengurus dan ketua yang dipercayakan oleh anggota, dirinya tidak bisa tinggal diam terhadap keadaan ini dan berpikir untuk mencarikan jalan keluar untuk membantu mereka.

Atas dasar kemanusiaan dan dengan berbagai pertimbangan, kata Viktoria, pihaknya mengambil dana cadangan daripada koperasi untuk bisa membantu mereka dalam bentuk pembagian sembako ini.

Dan setelah itu, lanjut Viktoria, jika memang dananya masih tersedia, akan kami pertimbangkan untuk memberikan kepada mantan TKBM yang sudah purna atau mungkin para janda dari TKBM yang pernah berkerja atau bergabung di kami.

" Sebenarnya bantuan ini sifatnya hanya untuk membantu, tetapi harapan kita adalah bagaimana kita dapat beraktivitas normal kembali," ujar Viktoria.

Kepada semua karyawan, terang Viktoria, dirinya berharap situasi yang ada sekarang ini seharusnya dilihat sebagai suatu hal yang tidak main-main. Untuk itu kita harus mematuhi setiap protokol kesehatan yang dikeluarkan dari WHO maupun imbauan dari pemerintah. Dengan itu kita bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

" Kita bekerja untuk hidup. Jangan sampai langkah kita untuk bekerja hari ini menjadi langkah terakhir, karena kita tidak mematuhi imbauan yang ada," ucapnya. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM, VINSEN HULER)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved