Corona di Sumba Timur

Kasus Positif Covid-19 di Sumba Timur Tujuh Orang Masih Dari Kluster STT Grogol Jakarta

Kasus positif Corona Virus Disease ( Covid-19) di Kabupaten Sumba Timur tujuh orang merupakan kasus import dan berasal dari kluster STT Grogol Jakarta

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Kepala Dinas Kesehatan Sumba Timur, dr. Chrisnawan Try Haryantana didampingi Sekda, Domu Warandoy dan Direktur RSUD Umbu Rara Meha Waingapu,dr. Lely Harakai,M.Kes saat jumpa pers tentang Covid-19 di Posko Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Sumba Timur, Minggu (17/5/2020) malam 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Sampai saat ini jumlah kasus positif Corona Virus Disease ( Covid-19) di Kabupaten Sumba Timur tujuh orang merupakan kasus import dan berasal dari kluster STT Grogol Jakarta.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Sumba Timur, dr. Chrisnawan Try Haryantana kepada wartawan di Posko Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Sumba Timur, Minggu (17/5/2020) malam.

Menurut dr. Chrisnawan, sesuai apa yang sudah disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT bahwa terjadi penambahan kasus positif di Provinsi NTT dan salah satu daerah sebagai penyumbang adalah Kabupaten Sumba Timur. Penambahan tiga kasus merupakan kasus dari kluster STT Grogol Jakarta.

Luna Maya Blak-blakkan Sebut Lama Waktu Maafkan Ariel Noah, Kasus Video Mesum Hingga Batal Nikah

"Jadi total kasus positif Covid-19 di Sumba Timur saat ini berjumlah tujuh kasus. Semua kasus ini masih berasal kluster yang sama, yakni dari kluster STT Grogol Jakarta," kata dr. Chrisnawan.

Dijelaskan, tiga kasus penambahan yang baru itu atau kasus positif 05-07 berasal dari Temu, Kecamatan Kanatang.

Prediksi Keuangan 12 Zodiak Besok Senin 18 Mei 2020 Virgo Tabungan Ludes Scorpio Banyak Investasi

"Karena itu sebelum kasus positif di Sumba Timur ini berasal dari Kecamatan Kambera dan saat ini sudah di Kecamatan Kanatang" katanya.

Dikatakan, adanya kasus import ini, maka diharapkan agar jangan ada kasus dari transmisi lokal. Karena, apabila ada kasus transmisi lokal,maka untuk mengendalikannya agak sulit. Karena itu, diharapkan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.

Hadir pada jumpa pers ini Sekda Sumba Timur, Domu Warandoy,S.H, M.Si, Kabid P2P, Jonker H.A. Telnoni, SKM , Kabid Survelans dan Imunisasi, Rambu Hamueti Nd, SKM,M.Ep . Hadir pula Direktur RSUD Umbu Rara Meha Waingapu, dr. Lely Harakai,M.Kes, . dr. Anri Widyawati Sp.Paru. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved