Public Service Pos Kupang

Pedagang di Detusoko Jualan di Pinggir Jalan

SAYA warga Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende merasa terganggu dengan aktivitas para pedagang dan pembeli di Pasar Detusoko

POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Suasana di Pasar Detusoko warga jualan di pinggir jalan, Sabtu (9/5) 

POS-KUPANG.COM - SAYA warga Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende merasa terganggu dengan aktivitas para pedagang dan pembeli di Pasar Detusoko, Kelurahan Detusoko.

Kenapa? Mereka melakukan aktifitas jual beli bukan di dalam pasar tetapi di pinggir jalan menuju pasar, depan Puskesmas dan Kantor Pos.

Yang jual di pinggir jalan kebanyakan pedagang sayur, ubi, beras, minyak, jagung dan juga ikan.

ODP Sumba Barat Bertambah Jadi 24 Orang

Ini tentu menghambat lalu lintas dan menghambat orang yang mau datang ke Puskesmas dan ke Kantor Pos. Kejadian seperti ini bukan baru hari ini saja, tetapi sudah lama sekali kondisi yang amburadul ini dibiarkan.

Banyak sekali alasan dari pedagang. Mereka bilang, kalau jual di dalam pasar barang tidak laku. Ada juga yang bilang fasilitas pasar tidak memadai. Jadi harus ada sikap tegas dari pemerintah untuk melarang pedagang berjualan di luar area pasar.

Wali Kota Pimpin Gerak Cepat Pemkot Kupang dalam Penanganan Covid-19

Jadi kami mohon sikap tegas dari pemerintah. Saya perhatikan juga ketika habis pasar, Rabu dan Sabtu itu, pasti banyak sampah berserakan yang membuat pemandangan di pasar tambah buruk.

Selain itu, para pedagang juga supaya mengikuti anjuran pemerintah untuk jangan berkerumun untuk cegah Covid-19 dan selalu memakai masker. Sebab masih terjadi kerumuman masa dan tidak memakai masker di pasar tersebut.

Terima kasih
Warga Detusoko

Tanggapan

Petugas Pasar Hanya Satu Orang

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved