Satgas Covid-19 Kelurahan Fontein Patroli, Minta Pelaku Perjalanan Periksa dan Isolasi Mandiri

Satgas Covid-19 Kelurahan Fontein melakukan berbagai upaya dalam menyampaikan informasi pencegahan penanganan Covid-19.

Penulis: F Mariana Nuka | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Intan Nuka
Lurah Fontein Yosep Suhardin 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sebagai perpanjangan tangan Gugus Tugas Covid-19 Kota Kupang bagi masyarakat, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kelurahan Fontein melakukan berbagai upaya dalam menyampaikan informasi pencegahan penanganan Covid-19.

Beberapa hal yang telah dilakukan antara lain patroli sore dan malam. "Kami selalu lakukan patroli (orang) yang berkumpul; dengan Pak Babin pernah tegur beberapa orang di dalam eks kantor bupati, penjual takjil, juga yang biasa duduk di pinggir jalan," ujar Lurah Fontein Yosep Suhardin, Rabu (6/5/2020).

Yosep pun mulai menjelaskan situasi terkini perkembangan Covid-19 di kelurahannya. Ia berkata, jumlah pelaku perjalanan di Kelurahan Fontein sebanyak 13 orang yang berasal dari Yogyakarta, Bali, Surabaya, Samarinda, dan Purwakarta. Ia pun meminta pelaku perjalanan untuk memeriksakan diri ke puskesmas dan isolasi mandiri.

Gubernur Copot Izhak Rihi, Alex Kaget Jadi Plt Dirut Bank NTT

"Nanti setelah isolasi mandiri, kami berikan surat pengantar untuk mengeluarkan surat keterangan selesai isolasi mandiri. Beberapa orang sudah dapatkan surat itu dari Puskesmas Bakunase," Yosep menerangkan.

Selain itu, terkait dengan pengamanan penjualan takjil di sekitar wilayah Fontein, ia mengaku pihaknya terus berkoordinasi dan melakukan pemantauan.

Bupati Ende Djafar Achmad Nasehati Warga Seusai Launching Bantuan Sosial Tunai, Ibu-ibu Terharu

Berdasarkan wawancaranya bersama beberapa penjual takjil, ia mendapati bahwa para penjual kembali menjajakan jualannya di pinggir jalan karena sepi pembeli saat berjualan secara daring.

"Tapi saya bilang tidak boleh, karena ini sudah protap pemerintah tidak boleh berjualan lagi di sini (pinggir jalan). Kita harus taati. Memang masih ada yang mau barangnya laku jadi menerobos masuk tapi kami bilang tidak boleh. Tadi masih diimbau lagi oleh tim gugus tugas Covid-19 Kota Kupang lewat pengeras suara agar mereka tidak berjualan lagi," tandasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved