Corona di NTT

Positif Covid-19 di NTT Kasus Impor, Pemerintah Minta Warga Tetap Waspada

Total akumulasi 11 kasus positif Covid-19 di Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan kasus impor (terpapar di wilayah lain)

ISTIMEWA/Dok Humas Gugus Tugas Covid-19 NTT
ryannong_id official Lampiran05.45 (1 jam yang lalu) kepada saya Judul : Update Covid-19 NTT : Tambah Satu Pasien Positif Covid-19 dari Cluster Sukabumi Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pasien Positif Covid-19 Provinsi NTT kini bertambah menjadi 10 orang. Penambahan satu pasien ini dipastikan setelah diperoleh hasil swab test dari Laboratorium di Jakarta. "Berdasarkan feedback dari Laboratorium di Jakarta, dari swab yang kita kirim untuk diperiksa disampaikan bahwa kita ada penambahan pasien Covid-19 plus dari cluster Sukabumi," demikian penjelasan Sekretaris 1 Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTT drg Dominikus Minggu Mere pada Senin (4/5/2020) petang. Meski demikian, ia menyatakan bahwa satu pasien yang dinyatakan positif Covid-19 telah mendapat penanganan medik dan sudah dirawat di rumah sakit. "Dari penambahan satu pasien, saat ini sudah dirawat di RS dan saat ini dalam keadaan baik," kata pria yang menjabat Kepala Dinas Kesehatan NTT itu. Penambahan satu pasien ini melengkapi jumlah sembilan pasien positif Covid-19 sebagaimana diumumkan Gugus Tugas Covid-19 NTT pada Sabtu 30 April lalu. Satu pasien positif lainnya telah dinyatakan sembuh pada 25 April 2020. Berdasarkan data dari Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTT, hingga Minggu 3/5/2020) malam, total jumlah orang tanpa gejala (OTG) mencapai 430 orang dengan perincian sebanyak 51 telah selesai dipantau dan 369 masih dalam pantauan. Total jumlah orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) dan terkonfirmasi sebanyak 1.728 orang. Mereka terdiri dari orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 1.656 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 62 orang serta terkonfirmasi 10 orang. (hh) Sekretaris 1 Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTT drg Dominikus Minggu Mere saat memberi keterangan pers pada Senin (4/5/2020). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Total akumulasi 11 kasus positif Covid-19 di Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan kasus impor (terpapar di wilayah lain). Dari 11 kasus positif tersebut, satu diantaranya telah dinyatakan sembuh berdasarkan hasil tes swab kedua. 

Namun demikian pemerintah provinsi meminta warga agar tetap waspada. Warga diminta untuk lebih disiplin menjaga kesehatan dan melaksanakan protokol kesehatan agar mencegah penyebaran secara lokal. 

Cegah Covid-19, Kodim 1618/TTU Tempel Stiker Himbauan di Tempat-tempat Umum

Hal tersebut disampaikan jubir Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTT Jelamu Ardu Marius dalam jumpa pers yang berlangsung pada Senin (4/5/2020) malam. 

"Kita harus mewaspadai transmisi lokal, 11 orang itu kasus impor, kita harus menjaga jangan sampai terjadi penyebaran lokal di NTT," tegas pria yang biasa disapa Marius Jelamu itu.

Simak Kunci Jawaban Belajar dari Rumah TVRI SD Kelas 1-3 Selasa 5 Mei 2020: Mengukur Berat Benda

Hal tersebut dikatakannya, untuk menjaga agar penyebaran virus yang berasal dari Wuhan ini tidak makin eskalatif. 

  

"Kita harus menjaga jangan sampai penyebaran virus makin eskalatif tetapi mari mencegah. Bukan tidak mungkin akan bertambah dan kita harus waspada itu," jarnya.  

Ia mengatakan, hingga saat ini, para OTG yang berasal dari cluster Gowa (peserta Ijtima) banyak yang belum dilakukan rapid test. Oleh karenanya, masyarakat diharapkan untuk lebih waspada. 

"Untuk daratan Flores, masih banyak orang dari cluster Gowa, masih banyak yang belum dites, demikian di kabupaten lain termasuk kota Kupang. Jadi diharapkan Kewaspadaan," katanya. 

Masyarakat juga diharapkan agar selalu mengikuti perkembangan sehingga dapat menjaga kesehatan masing masing. "Kami meminta supaya kita jangan cuek dengan protokol kesehatan," ujar Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT itu. 

Halaman
12
Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved