Selasa, 14 April 2026

Ketua MUI Malaka Imbau Warga dan Umat Muslim Jangan Panik, Taati Protokoler Kesehatan

Yakni peserta Tabliq Akbar di Gowa, dan ternyata bahwa hasil Rapid Tes atas 18 orang tersebut tidak reaktif atau negatif.

Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/EDY HAYONG
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malaka, Zainal Muttaqim 

Ketua MUI Malaka Imbau Warga dan Umat Muslim Jangan Panik, Taati Protokoler Kesehatan

POS-KUPANG.COM I MALAKA--- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI)  Kabupaten Malaka,  Zainal Muttaqim menghimbau semua masyarakat agar tidak usah panik dan  cemas yang berlebihan,  terkait hasil positif Rapid Tes terhadap pelaku perjalanan yang sebelumnya telah menghadiri Tabliq Akbar di Gowa, Sulawesi Selatan.

Warga Malaka umumnya  dan umat Muslim khususnya diharapkan tetap tenang dan beraktifitas seperti biasa sambil mengikuti protap dari pemerintah.

Zainal Muttaqim kepada Pos-Kupang.com di Betun, Selasa (5/5) mengatakan, warga tidak perlu cemas maupun panik. Untuk memutus rantai penyebaran virus corona adalah warga dengan sadar menaati protap yang sudah ada.

"Kita doakan semoga hasil yes swab Negatif. Karena selama ini yang bersangkutan  sudah isolasi mandiri selama 14 hari dari awal bulan lalu. Dan sampai Jumat kemarin kondisinya sehat-sehat dan baik-baik saja. Mohon doa dari semua masyarakat Malaka semoga pandemi ini cepat berlalu," pinta Zainal.

Sebelumnya Ketua MUI Malaka juga sudah mengimbau umat Muslim di Kabupaten Malaka untuk mentaati aturan protokoler yang sudah diatur pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran virus corona.

Selain itu, umat Muslim yang akan mudik diharapkan tahan diri untuk tidak pulang kampung. Sebagai bukti,  beberapa umat Muslim di Malaka  yang sudah memesan tiket pesawatpun kini telah membatalkan niat dengan mengembalikan tiket bookingnya.

"Aturan protokoler kesehatan yang disampaikan pemerintah sudah jelas. Tetap berada di rumah, gunakan masker, hindari kerumunan massa. Kami dari MUI sudah himbau kepada umat untuk taati ketentuan yang sudah diatur itu," kata Zainal.

Untuk diketahui, warga Kabupaten Malaka heboh setelah diketahui hasil positif Rapid Tes terhadap pelaku perjalanan yang sebelumnya telah menghadiri Tabliq Akbar di Gowa, Sulawesi Selatan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka melalui Gugus Tugas mengambil cepat dengan menusuri warga yang diduga pernah kontak dengan pelaku perjalanan dari Gowa itu.

Sebanyak 18 orang telah melakukan kontak dengan yang bersangkutan dan setelah menjalani Rapid Tes di RSUPP Betun diketahui  hasilnya  Negatif atau Tidak Reaktif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Demikian informasi yang diperoleh dari Bupati Malaka, yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 Tingkat Kabupaten Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH, Senin  (4/5).

Dijelaskan Bupati SBS, sejak Sabtu (4/5), petugas kesehatan di RSUPP Betun  sudah melakukan Rapid Tes terhadap 18 orang yang selama ini melakukan kontak dengan Orang Tanpa Gejala 01.

Yakni peserta Tabliq Akbar di Gowa, dan ternyata bahwa hasil Rapid Tes atas 18 orang tersebut tidak reaktif atau negatif.

" Karena itu, harapan saya, masyarakat jangan panik dan tetap tenang," pinta Bupati SBS.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved