Jumat, 17 April 2026

Renungan Harian Katolik : Pastor Bonus, Gembala Yang Baik

Untuk mencapai keselamatan itu, manusia seyogyanya memiliki satu orientasi yang bergerak menuju keselamatan.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Diakon Guido Naikefi, Pr 

Renungan Harian Katolik : Pastor Bonus, Gembala Yang Baik

Oleh : Diakon Guido Naikefi, Pr

POS-KUPANG.COM--Dalam kehidupan ini, manusia selalu berarak atau bergerak menuju sebuah tujuan.Tujuan yang dicapai terakhir dalam hidupnya adalah keselamatan. Untuk mencapai keselamatan itu, manusia seyogyanya memiliki satu orientasi yang bergerak menuju keselamatan.

Artinya manusia mesti memilik iniatdi dalam diri yang dibarengi dengan usaha yang tiada batasnya untuk mencapai keselamatan itu. Keselamatan hanya bisa dicapai dengan jalan pengorbanan diri dan perjuangan tanpa henti di dunia ini.

Keselamatan yang dimaksud adalah keselamatan kini dan kelakdi dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus. Dalam hali ni, Yesus menjadi patokan dan teladan hidup kita. Maka manakala kita berhadapan dengan situasi yang mencekam hidup kita, kita semestinya bersandar pada Yesus penyelamat kita satu-satunya.

Sebagai orang kristiani, kekuatan untuk mencapai keselamatan itu, tidak lain hanya didalam Yesus Kristus Putra Tunggal Allah yang datang ke dunia untuk menyelamatkan kita. Keselamatan yang ditawarkan Allah dalam diri Yesus adalah keselamatan universal yang meliputi seluruh bangsa. Seperti yang tertulis dalam Kisah Para Rasul bahwa ”…kepada bangsa-bangsa lain pun Allah mengaruniakan pertobatan yang memimpin kepada hidup” (Kis. 11:18).

Artinya bahwa keselamatan itu diperuntukkan bagi semua orang tergantung bagaimana setiap orang menerima keselamatan itu didalam hatinya. Kita sebagai orang kristiani mesti berpikir bahwa keselamatan yang ditawarkan Allah kepada emua orang upaya semua orang ditobatkan dan pada akhirnya dikumpulkan dalam kerajaan surga. Karena itu, rasul-rasul dalam bacaan hari ini, mewartakan kebangkitan Kristus juga kepada bangsa-bangsa lain.

Bangsa-bangsa lain pun menerima Firman Allah yang merekawartakan. Ini adalahs ebuah keterbukaan hati yang sungguh untuk menerima keselamatan yang ditawarkan kepada mereka. Artinya ketika firman itu mereka terima dengan hati, maka keselamatan pun menyata d idalam hidup mereka.

Karena keselamatan itu ada dalam dir iYesus maka semua orang yang dipimpin oleh Yesusakan memperoleh keselamatan itu. Atau dengan kata lain semua orang yang menerima Yesus sebaga iJuru selamat akan memperoleh keselamatan. Ini adalah inti dari keselamatan itu. Karena apa? Karena Yesus adalah keselamatan itu sendiri .Yesus pada hari ini menyebut diri-Nya sebagai Gembala Yang baik (Pastor Bonus). Yesus mengatakan bahwa “ Akulah Gembala Yang Baik, gembala yang baik memberikan nyawa- Nya bagi domba-domba-Nya” (Yoh. 10:11).

Dalam ayat selanjutnya Yesus mempersandingkan diri-Nya sebagai gembala dengan orang upahan yang tidak bertanggungjawab atas domba-dombanya. Di sini jelas bahwaYesus sebagai gembala, tidak mungkin meninggalkan kita sebagai kawanan domba-ya.

Yesus membuktikan secara jelas dan pasti dengan menderita dan bahkan mati dikayu salib sebagi tebusan atas dosa-dosa kita. Ini menggambar kan bahwa Yesus memerankanf ungsinya sebagai GembalaYang Baik sampai pada titik darah penghabisan.

BahkanIa berjanji akan menyertai kita sampai akhir zaman dengan membimbing dan menuntun kita sampai memperoleh keselamatan didalam kerajaan surga. Hal ini menjadi bukti yang sangat jelas bagi kita, supaya kita juga belajar dari Yesus sang Gembala Agung. Kita belajar bagaimana memiliki ketangguhan dalam setiap tugas dan tanggungjawab yang dipercayakan kepada kita. Kita perlu memimpin orang menuju kepada keselamatan itu.

Bahwa setiap kata yang dilontarkan mestinya diikuti dengan tindakan kita. Karena tindakan yang kita lakukan itu akan menjadi hasil yang baik bagi sesama yang kita pimpin. Jadilah gembala-gembala yang baik dimasa kini dan teladanilah Yesus Sang Gembala Sejati yang tidak pernah meninggalkan kawanan domba-Nya.

Kita pun diminta untuk tidak meninggalkan sesama kita yang menderita dan berkekurangan dan juga tidak meninggalkan tugas yang menjadi tanggung jawab kita. Jadilah pembawa keselamatan bagi semua orang dengan memimpin mereka kepada kebenaran dan keadilan. Karena itu berjalanlah menujuk eselamatan itu dengan cinta maka kedamaian pun akan mengikuti.

Doa:

Ya Yesus Gembala Agung, pandanglah kamidomba-domba-Mu, pimpinlah kami kepada jalanmenuj ukeselamatan-Mu.Dampingilah kami senantiasa, agar kami pun memilikihati seorang gembala yang memimpin hati kami dan juga hati orang lain kepada keselamatan-Mu. DemiKristus Tuhan dan pengantara kami. Amin.(*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved