Stok Beras di Sumba Timur Masih Aman

Stok pangan, khususnya beras di Kabupaten Sumba Timur saat ini masih dalam kondisi aman

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Robert Ropo
Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumba Timur, Domu Warandoy 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Stok pangan, khususnya beras di Kabupaten Sumba Timur saat ini masih dalam kondisi aman. Stok yang ada di Bulog masih bisa bertahan beberapa bulan kedepan.

Hal ini disampaikan Sekda Sumba Timur, Domu Warandoy, S.H, M.Si, Kamis (30/4/2020).

Menurut Domu, stok pangan di Sumba Timur masih amandan khusus untuk beras, stok yang ada di Bulog masih bisa mencukupi beberapa bulan kedepan.

Jalan Nasional di Ende Memrihatinkan

"Stok kita saat ini masih dalam kondisi aman," kata Domu.

Ditanyai soal operasi pasar, dia mengatakan, Bulog di Sumba Timur selalu menggelar operasi pasar atau pasar murah sesuai jadwal.

Sebelumnya Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Waingapu, David Donny mengatakan, stok beras di Bulog Waingapu, Kabupaten Sumba Timur saat ini aman. Stok beras yang ada saat ini sebanyak 1.218 ton.

Pantulan Kemiskinan

Stok beras di Sumba Timur itu aman dan bisa mencukupi kebutuhan hingga 3,5 bulan kedepan.

"Stok beras yang ada di gudang Bulog saat ini 1. 218.314 kilogram (kg) atau 1.218 ton lebih. Adanya stok ini maka kita masih punya ketahanan 3,5 bulan kedepan," kata Donny.

Dijelaskan,mengapa stok beras yang ada hanya 1.218 ton saja, karena di Sumba Timur hanya ada satu gudang penyimpanan dengan kapasitas 2.000 ton.

"Kenapa jumlah stok hanya begitu, karena kita hanya punya satu gudang. Gudang itu miliki kapasitas maksimal 2.000 ton dan stok kita saat ini masih 1.218 ton," jelasnya.

Dikatakan, selain stok beras, pihaknya juga memiliki stok minyak goreng sebanyak 10.000 liter dan tepung terigu sebanyak 2.000 kg.

Dia juga mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan perawatan gudang Bulog, yakni perlakuan fumigasi.

Sedangkan Operasi Pasar Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (OPKSH ) rata-rata
224 .865 kg per bulan dan juga ada stok cadangan untuk bencana sebanyak 100 ton.

"Jadi kita juga mencadangkan stok untuk bencana alam sebanyak 100 ton. Ini jika sewaktu-waktu pemda mengajukan beras untuk penanganan bencana,maka kita akan salurkan. Tentunya dengan urutan mekanisme sesuai aturan yang berlaku," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved