Harga Gula Naik Drastis di Pasar Danga
Sejak pandemi Covid-19 harga sejumlah bahan pokok di Pasar Danga Kota Mbay Kabupaten Nagekeo mengalami kenaikan
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | MBAY - Sejak pandemi Covid-19 harga sejumlah bahan pokok di Pasar Danga Kota Mbay Kabupaten Nagekeo mengalami kenaikan. Gula, Bawang dan jenis barang lainnya naik drastis.
Kepala Dinas Koperindag Nagekeo, Tiel Djawariah, mengatakan, harga gula perkarung normalnya 650.000 rupiah. Namun harga mulai naik hingga mencapai 810.000 rupiah per karung.
"Kalau Per kilo gram 19.000 -21.000 rupiah. Kalau yang normal dulu 560.000 itu saya beli beberapa waktu lalu. Ketika masa Covid-19 harga terakhir menjadi 835.000 rupiah per karung," ungkap Tiel, Kamis (30/4/2020).
• (Re)orientasi Kartu Prakerja
Ia mengatakan setiap saat pihaknya selalu mengecek dan memantau semua harga bahan pokok di sejumlah pasar di Nagekeo.
"Terkahir itu harga gula 35.000 rupiah. Selama ini pantau dan kami terus cek. Pernah harga gula sampai 900.000 rupiah per karung," ungkapnya.
• Pemkab Manggarai Bagikan Sembako Bagi Pelaku Perjalanan Dari Daerah Terpapar Covid-19
Ia mengaku harg telur ayam hingga saat ini harganya 53.000 rupiah hingga 55.000 rupiah.
Ia mengatakan kalalu harga bawang hanya Bawang Putih yang mengalami kenaikan.
"Kalau bawang aman. Bawang merah 35.000 dan Bawang Putih 50.000 yang naik. Semua jenis Sembako harga naik," ungkapnya.
Ia mengatakan untuk beras harganya rata-rata 11.000 rupiah hingga 12.000 rupiah.
Pedagang di Pasar Danga, Susanti (30) mengharapkan agar Pemerintah selalu memantau harga bahan pangan di Pasar.
Ketika dipantau maka para agen tidak akan semena-mena untuk menaikan harga pangan.
"Kami inikan beli di mereka. Kalau tidak dipantau memang susah. Kami harap agar pemda Nagekeo selalu melalui tim selalu cek harga Sembako," harapnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/harga-gula-naik-drastis-di-pasar-danga.jpg)