Mahfud MD Sindir Toko-toko Pendukung Penerapan Lockdown yang Kini Tak Bersuara: Sekarang Diam
Selain itu Indonesia juga melihat Korea Selatan dan Jepang yang sukses menghadapi virus corona meski tak menerapkan lockdown
Lockdown Di Negara Lain Gagal, Mahfud MD Sindir Pendukung Penerapan Lockdown yang Kini Diam
POS KUPANG.COM -- Awal virus corona mulai menjangkiti Indonesia, banyak para politisi termasuk pakar mendesak pemerintah untuk melakukan lockdown di negara ini
Namun Pemerintah Joko Widodo tak menggubris hal tersebut, namun hanya mengajurkan physical distancing
dan Social Distancingdan diikuti dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB )
Mengacu pada kebijakan di Korea Selatan dan Jepang tak membelakukan lockdown namun sukses mengendalikan penyebaran virus corona di negara tersebut, Indonesia juga tetap bersikukug untuk tak menerapkan kebikan tersebut
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD membantah pemerintah tidak tegas mengatasi masalah penyebaran Virus Corona.
Mahfud MD menegaskan bahwa pemerintah tidak ragu dalam setiap kebijakan yang diambil.
Dilansir TribunWow.com dari channel YouTube Indonesia Lawyers Club (ILC) pada Selasa (29/4/2020), Mahfud MD mengatakan pemerintah mengambil jalan tengah untuk mengatasi Virus Corona.
"Baik Bang Karni terima kasih, jadi pemerintah itu memang memilih jalan yang moderat."
"Jadi tidak terlalu mengekang, karena itu juga tidak bagus dan akan menutup kegiatan-kegiatan masyarakat, yang mungkin juga tidak diharapkan tapi tidak bisa juga melonggarkan."
"Karena melonggarkan yang berlebihan itu bisa juga membahayakan orang lain," jelas Mahfud MD.
Mahfud MD menegaskan pemerintah tidak ragu dalam mengambil keputusan.
Melainkan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang terjadi.
"Nah oleh sebab itu agak sulit itu untuk dikatakan pemerintah itu ragu dalam hal ini, sebenarnya bukan ragu melainkan situasinya dinamis ya," ujar Mahfud MD.
"Situasinya dinamis sehingga kebijakan-kebijakan itu bisa agak fleksibel tetapi tujuannya tegas."
• Anies Bantah Karni Ilyas di ILC, Tak Ada Pelambatan Corona di Jakarta: Saya Tak Buat Pengumuman Itu
• Cara Video Call 8 Orang Sekaligus di WhatsApp dan Begin Infografisnya
• Virus Corona Bongkar Aib Suami, Dikira Gelisah Karena Kerjaan, Ternyata Pikirkan Istri Simpanan
"Dda pembatasan pergerakan orang, dan demi untuk memutus mata rantai penyebaran penyakit atau penularan," katanya.
Lalu, Mahfud menyinggung orang-orang yang selama ini mendukung soal lockdown namun akhirnya memilih diam.