Sabtu, 2 Mei 2026

Prediksi Pendemi Virus Corona Berakhir di Bebagai Negara , Kabar Baiknya Indonesia Ikut Mereda

Singapore University of Technology and Design (SUTD) meluncurkan sebuah laman yang berisikan prediksi berdasarkan data dari perkembangan selanjutnya h

Tayang:
Editor: Alfred Dama
(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
Tenaga medis dari Siloam Hospitals Group melakukan uji cepat (rapid test) kepada warga dengan skema drive thru di Jalan Puri Abadi, Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (18/4/2020). Uji cepat ini dilakukan dalam upaya mendukung usaha pemerintah menekan laju penyebaran wabah Covid-19 

Prediksi Pendemi Virus Corona Berakhir di Bebagai Negara ,  Kabar Baiknya Indonesia Ikut Mereda

POS KUPANG.COM -- Pendemi virus corona yang memakan banyak korban manusia kini menjadi hal yang menakutkan di berbagai negara

Virus yang juga disebut Covid-19 ini bukan saja membunuh manusioa tetapi juga menghancurkan sendi berbagai kehidupan antara lain olahraga, ekonomi, budaya dan lainnnya

Dari segi politis, penyakit ini juga membangkitkan solidaritas antara negara namun juga menciptakan saling curiga antara negara

Singapore University of Technology and Design (SUTD) meluncurkan sebuah laman yang berisikan prediksi berdasarkan data dari perkembangan selanjutnya hingga waktu berakhirnya pandemi virus corona di berbagai negara.

Prediksi tersebut dikeluarkan pada 18 April 2020.

Pembaruan selalu dilakukan pada laman tersebut dengan dinamika dari pandemi virus corona yang masih terus terjadi.

Melansir penelitian oleh SUTD tersebut, disebutkan bahwa evolusi dari covid-19 bersifat sangat random.

Seperti pandemi lainnya, virus corona baru ini memiliki pola siklus kehidupan dari wabah menuju fase akselerasi, titik belok, fase deakselerasi, dan titik henti atau akhir.

Singapore University of Technology and Design (SUTD) viaKompas.com
Tangkapan layar prediksi akhir pandemi virus corona dari Singapore University of Technology and Design (SUTD | https://ddi.sutd.edu.sg/).

Siklus hidup tersebut adalah hasil dari perilaku adaptif dan perlawanan dari agen termasuk individu, pemerintah, serta pembatasan alami dari ekosistem.

Meski demikian, siklus hidup dari virus dapat bervariasi pada negara yang berbeda.

Pola siklus kehidupan pandemi diperkirakan muncul sebagai kurva berbentuk S.

Adapun pola ini beserta dinamika yang mendasari kondisi pandemi di berbagai wilayah seperti pertumbuhan penduduk, difusi teknologi baru, dan penyakit menular, juga telah ditetapkan secara teoritis dalam model matematika yang digunakan.

Pemodelan matematika tersebut termasuk model logistik yang menggambarkan fenomena siklus hidup umum (seperti pertumbuhan penduduk) dan model SIR (susceptible-infected-recovered) yang menggambarkan penyebaran penyakit menular. 

Pada penelitian oleh SUTD, kedua model menggabungkan dua parameter yang nilainya menentukan bentuk kurva siklus hidup tertentu. 

Petugas gabungan memeriksa kendaraan dari luar kota saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Pasteur, Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/4/2020). Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengingatkan masyarakat agar menerapkan PSBB selama 14 hari dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.
Petugas gabungan memeriksa kendaraan dari luar kota saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Pasteur, Bandung, Jawa Barat, Rabu (22/4/2020). Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengingatkan masyarakat agar menerapkan PSBB selama 14 hari dalam rangka percepatan penanganan Covid-19. ((ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA))
Sumber: Grid.ID
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved