Sumba Barat PDP Bertambah Jadi Dua Orang, ODP 20 Orang
Kepala Dinas Kesehatan Sumba Barat, mengatakan hingga senin (27/4/2020) jumlah pasien dalam pengawasan ( PDP) bertambah menjadi dua orang
Penulis: Petrus Piter | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK---Juru bicara tim gugus tugas penanganan pencegahan penularan virus corona tingkat Kabupaten Sumba Barat yang juga adalah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat, drg.Bonar B.Sinaga mengatakan hingga senin (27/4/2020) jumlah pasien dalam pengawasan ( PDP) bertambah menjadi dua orang. Tambahan satu orang tersebut adalah warga Desa Loda Pare, Sumba Barat merupakan pelaku perjalanan dari Surabaya, Jawa Timur .
Kini kedua pasien dalam pengawasan ( PDP) sedang menjalani perawatan di RSUD Waikabubak, Sumba Barat. Saat ini, tim berencana .melakukan pengambilan swab kedua PDP untuk dikirim pengujian lebih lanjut ke laboratorium Surabaya, Jawa Timur guna memastikan apakah kedua PDP benar-benar tertular virus corona atau terkena virus lainnya.. Pengujian swab di laboratorium harus berlangsung selama.2 kali untuk mendapatakan keakuratan hasil uji laboratorium itu. Sementara itu jumlah orang dalam pemantuan (ODP) sebanyak 20 orang.
• Satu PDP Meninggal di RSUD Prof Yohanes Kupang
Demikian disampaikan juru bicara tim gugus penanganan virus corona tingkat Kabupaten Sumba Barat,drg Bonar B.Sinaga melalui pesan whataApp sebagaimana diperoleh POS-KUPANG.COM , Senin (27/4/2020) malam.
Menurutnya hingga Senin (27/4/2020) jumlah pelaku perjalanan Kabupaten Sumba Barat sebanyak 1417 oramg dimana selesai pemantauan sebanyak 751 orang dan sedang dalam pemantuan sebanyak 666 orang.
• Jadwal dan Link Live Streaming TVRI untuk Program Belajar dari Rumah Selasa 28 April 2020
Dalam kesempatan itu, ia menghimbau agar nasyarakat umumnya dan para pelaku perjalanan khususnya agar tetap taat melaksanakan ketentuan protokol kesehatan dunia demi memutus rantai penularan virua corona di daerah ini. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)