Bupati Robby Bantu Pemulangan Yohanes Mata Yang Menurut Keluarga Telah Meninggal Dunia, Yuk Simak !
Kerinduannya belum terwujud karena ketiadaan uang sehingga ia berharap ada perhatian dari Pemkab Sikka.
Penulis: Aris Ninu | Editor: Rosalina Woso
Bupati Robby Bantu Pemulangan Yohanes Mata Yang Menurut Keluarga Telah Meninggal Dunia Karena Kapalnya Terdampar, Ini Kisahnya
POS-KUPANG.COM |MAUMERE--Bupati Sikka, Robby Idong bersama istrinya, Minggu (26/4/2020) sore mengunjung Yohanes Mata (85), warga Wairumbia, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok yang sudah bertahun-tahun tinggal sebatang kara tanpa keluarga.
Bupati Robby mengunjungi Opa Yohanes karena ia membutuhkan biaya pemulangan ke Sabu.
Di depan warga, Bupati Robby berjanji akan membantu proses pemulangan Yohanes ke Sabu.
"Saya akan bantu biaya pemulangan Bapak Yohanes dan orang yang mengantarnya. Saya akan minta Dinas Sosial beri perhatian kepada bapak ini," kata Bupati Robby.
Bupati Robby ketika tiba langsung mendengar kisah Yohanes.
"Bapak Yohanes ini menurut keluarganya di Sabu sudah meninggal dunia karena kapalnya terdampar saat dalam perjalanan ke Kupang dari Sabu. Kapalnya terdampar sampai ke Paga tahun 70-an. Setelah itu ia tinggal di Keduwair, Desa Manubura. Sekarang Yohanes mau pulang ke Sabu karena rindu keluarganya," papar Yance Lia kepada Bupati Robby.
Yance mengaku telah menghubungi keluarga di Sabu dan mereka kaget karena Yohanes masih hidup dan tinggal di Maumere.
Bupati Robby pun sempat meminta keluarga di Sabu tetap karena pemerintah akan membantu pemulangan Yohanes.
Sebelumnya, bapak ini sudah lama merantau di Kota Maumere, Sikka.
Di masa mudanya pria ini sangar rajin dan ulet.
Bekerja apa saja ia lakukan demi mendapat uang dan makan.
Tetapi di masa tuanya bapak yang bernama Yohanes Mata (85) sudah terlalu tua dan sering sakit.
Bapak Yohanes kini dibayang-bayangi rasa rindu pada keluarganya di Pulau Sabu, Kabupaten Sabu Raijau.
Yohanes yang tinggal di Wairumbia, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Sikka kepada POS-KUPANG.COM di pondoknya, Minggu (26/4/2020) siang mengungkapkan kerinduanya mau pulang ke Sabu.