Menunggu Juklak KONI Pusat

PON XX 2020 Ditunda, Jimmi Berharap Pendaftaran Pemain Diperpanjang

Penundaan ini semoga proses pendaftaran juga bisa diperpanjang atau dibuka kembali ketika selesai corona.

Penulis: Sipri Seko | Editor: Sipri Seko
ISTIMEWA
Jimmi Sianto 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Manager Tim Sepakbola NTT, Jimmi Sianto berharap proses pendaftaran pemain PON XX/2020 Papua diperpanjang. Harapan ini dicetuskan menyusul adanya keputusan PB PON XX/2020 Papua yang menunda pelaksanaan PON hingga Oktober 2021.

"Penundaan ini semoga proses pendaftaran juga bisa diperpanjang atau dibuka kembali ketika selesai corona. Kalau demikian, kita bisa lakukan seleksi ulang pemain di daerah," ujar Jimmi Sianto di Kupang, Kamis (23/4/2020).

Jimmi mengatakan, 47 pemain yang telah didaftarkan ke PB PON/XX 2020 itu merupakan yang terbaik. Para pemain ini adalah hasil identifikasi tim di beberapa turnamen terutama pada ETMC 2019 lalu di Malaka. Namun, ujarnya, dengan road show untuk seleksi di daerah, diharapkan akan mendapatkan pemain baru yang selama ini tidak terpantau.

NTT Daftarkan 47 Pemain Sepakbola ke PB PON XX/2020

"Kita bukannya tidak percaya rekomendasi dari askab dan askot, tapi pengamatan tim pelatih pasti berbeda. Jadi kalau memang akan diperpanjang, tim pelatih bisa road show di daerah untuk gelar seleksi terbuka. Ini memang sudah terkonsep sejak awal, namun karena terkendala kasus corona, sehingga tidak bisa dilaksanakan," kata Jimmi.

Kalaupun kemudian petunjuk pelaksana (juklak) dari KONI Pusat dan PB PON XX/2020 keluar dan tidak membolehkan mengganti pemain, Jimmi mengatakan, pemain yang ada sudah bagus. "Pemain yang kita daftarkan ini adalah yang terbaik. Namun kita tentu berharap agar bisa memantau lagi. Siapa tahu ada yang lebih bagus dan masuk dalam skema tim pelatih," tegasnya.

Jimmi mengatakan, tim sepakbola NTT mendukung penuh penundaan pelaksanaan PON XX/2020 Papua karena tentu sudah melalui kajian matang. Untuk itu, ujarnya, dirinya bersama tim pelatih akan melakukan penjadwalan ulang mengenai seleksi pemain dan pemusatan latihan.

Diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menunda Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua yang semula dijadwalkan 20 Oktober-2 November 2020. Keputusan menunda PON Papua 2020 diambil Presiden Jokowi dalam rapat terbatas pada Kamis (23/4) pagi. Kepastian itu diungkapkan Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto.

"PON 2020 ditunda ke Oktober tahun depan. Baru saja diputuskan oleh Bapak Presiden di Ratas tentang PON," ucap Gatot dalam keterangan resmi kepada media, Kamis (23/4).

PON 2020 Papua rencananya bakal mempertandingkan 37 cabang olahraga pada 20 Oktober-2 November mendatang. Papua menjadi tuan rumah PON setelah mengalahkan Bali dan Nangroe Aceh Darussalam pada pemilihan di Rapat Anggota Tahunan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat. **

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved