NTT Daftarkan 47 Pemain Sepakbola ke PB PON XX/2020

Para pemain tersebut terdiri dari 20 pemain yang ikut pra PON di Denpasar-Bali dan 27 pemain baru hasil rekomendasi askab/askot serta identifikasi tim

Penulis: Sipri Seko | Editor: Sipri Seko
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Jimmi Sianto 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Asprov PSSI NTT melalui tim manajer telah mendaftarkan 47 pemain ke Panitia Besar (PB) PON XX/2020 Papua. Para pemain tersebut terdiri dari 20 pemain yang ikut pra PON di Denpasar-Bali dan 27 pemain baru hasil rekomendasi askab/askot serta identifikasi tim manejer.

Manager sepakbola NTT, Jimmi Sianto di Kupang, Senin (20/4/2020), mengatakan, para pemain ini semuanya berasal dari NTT. "Puji Tuhan Tim Sepakbola NTT PON XX melalui KONI NTT telah mendaftarkan 47 orang pemain pada sistem registrasi PB PON XX Papua 2020. Atas nama tim managemen, saya menyampaikan terima kasih kepada teman askab/askot yang sudah maupun belum sempat merekomendasikan pemain kepada kami," kata Jimmi.

"Juga kepada tim PSN Ngada dan Kristal FC serta Bintang Timur Atambua yang sudah merekomendasikan pemain untuk ikut didaftarkan. Nama-nama yang direkomendasikan kami teruskan ke Coach Ricky Nelson sebagai pelatih kepala untuk dipilih mana yang akan didaftarkan," ujar Jimmi.

Jimmi mengatakan, sebenarnya ada total 50 pemain yang dipilih oleh tim pelatih tapi terpaksa ada tiga pemain yang tidak terdaftar karena dokumen pendukung tidak lengkap seperti KK dan foto. "Dua di antaranya berasal dari Askab TTS. Ini kami sedikit sesalkan, padahal pemainnya punya kualitas," kata Jimmi.

Tahapan selanjutnya, kata Jimmi, para pemain nanti akan diseleksi untuk mendapatkan 30 pemain yang akan mengikuti TC sebelum akhirnya ditentukan 20 pemain yang akan dipercayakan mewakili NTT pada PON nanti.

"Untuk kapan waktu seleksi, kita tunggu keputusan Presiden soal apakah PON XX/2020 di Papua ini jadi digelar tahun ini atau ditunda. Setelah itu, nanti para pemain ini akan dipanggil untuk mengikuti proses seleksi berikutnya. Jadi kami minta para pemain dan askab/askot untuk terus mengikuti proses ini," kata Jimmi. **

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved